TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PANI Raih Marketing Sales Rp3 Triliun hingga September 2026

Agus Haryanto
5 November 2026 | 14:45
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membukukan marketing sales atau prapenjualan sebesar Rp3 triliun hingga akhir September 2026. Capaian tersebut mencerminkan kinerja positif perusahaan di tengah dinamika perekonomian global dan tantangan industri properti.

Perolehan marketing sales PANI ditopang oleh tiga segmen utama, yakni residensial, komersial, dan kaveling komersial. Segmen residensial menjadi kontributor terbesar dengan nilai penjualan mencapai Rp1,63 triliun atau sekitar 54 persen dari total marketing sales. Angka tersebut meningkat 34 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan segmen residensial didukung oleh beragam pilihan produk hunian yang dikembangkan PANI di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2). Produk tersebut antara lain Rumah Milenial yang menyasar pembeli rumah pertama, serta sejumlah proyek unggulan seperti Pasir Putih Residence, Pasadena Spring, Padma, dan Bukit Nirmala.

Selain itu, insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) turut mendorong minat masyarakat untuk memiliki hunian melalui pemberian keringanan pajak.

Sementara itu, segmen komersial menyumbang marketing sales sebesar Rp526 miliar. Kontribusi ini menunjukkan perkembangan PIK2 sebagai kawasan terpadu yang tidak hanya berfungsi sebagai kawasan hunian, tetapi juga pusat bisnis dan gaya hidup. Sejumlah produk yang mendukung segmen tersebut di antaranya Bizpark PIK2 dan Rukan Marina Bay.

Adapun segmen kaveling komersial atau commercial land plots di kawasan Central Business District (CBD) PIK2 mencatatkan penjualan sebesar Rp866 miliar. Capaian tersebut mencerminkan kepercayaan pasar terhadap potensi CBD PIK2 dalam mengakomodasi kebutuhan pengembangan usaha dan aktivitas bisnis.

Pengembangan ekosistem kawasan menjadi salah satu strategi PANI dalam menjaga pertumbuhan bisnis. PIK2 terus dilengkapi dengan berbagai fasilitas, mulai dari sarana rekreasi, pusat kuliner, hingga kawasan komersial. Dari sisi konektivitas, pengembangan kawasan turut didukung oleh Tol KATARAJA yang sebagian ruasnya telah beroperasi secara fungsional untuk mempermudah akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

BACA JUGA:   BEI Suspensi MPIX dan MPIX-W

Selain itu, PIK2 juga menghadirkan Nusantara International Convention Exhibition (NICE) sebagai pusat kegiatan MICE, serta Dermaga CBD Beachwalk yang dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari sekaligus akses menuju Kepulauan Seribu.

Untuk memperkuat fasilitas akomodasi, PANI juga tengah mengembangkan Hotel Hilton PIK2 yang diperkirakan mulai beroperasi pada semester kedua 2027.

Dalam mendukung ekspansi jangka panjang, PANI memiliki cadangan lahan atau land bank seluas 1.828 hektare yang dikelola melalui 12 entitas anak. Ketersediaan lahan tersebut menjadi modal strategis bagi perusahaan untuk mengembangkan berbagai proyek serta memperluas potensi bisnis di kawasan PIK2.

Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, mengatakan bahwa pengembangan PIK2 sebagai kawasan terpadu menjadi bagian penting dari strategi perusahaan untuk memperkuat daya tarik kawasan dan meningkatkan permintaan pasar.

“Menyikapi perkembangan pasar saat ini, kami memilih untuk tetap fokus pada penguatan ekosistem PIK2 sebagai komitmen utama perusahaan. Berbagai fasilitas dan infrastruktur baru akan terus bergulir, mulai dari Tol KATARAJA, beroperasinya NICE, Dermaga CBD Beachwalk yang membuka akses langsung ke Kepulauan Seribu, serta melanjutkan pembangunan Hotel Hilton PIK2 sebagai pelengkap kawasan PIK2,” ujarnya dalam laman idx.co.id.

Ia berharap seluruh proses pengembangan kawasan dapat berjalan lancar sehingga mampu meningkatkan nilai tambah perusahaan.

Di tengah ketidakpastian geopolitik global, fluktuasi harga energi dan komoditas, serta tekanan inflasi dan suku bunga, PANI tetap optimistis terhadap prospek industri properti. Penguatan ekosistem PIK2, diversifikasi produk, serta dukungan cadangan lahan yang luas diharapkan menjadi fondasi bagi pertumbuhan bisnis perusahaan secara berkelanjutan.

Tags: PANI
Previous Post

Perkuat Kemandirian Industri Nasional, DEFEND ID Tingkatkan Kapasitas Produksi

Next Post

Penyaluran 104 Ribu Liter Air Bersih Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Samarinda

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR