TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Berpotensi Melanjutkan Penguatan

Agus Haryanto
6 November 2026 | 07:56
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Melalui MNCS Daily Scope Wave – 6 November 2026, indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 2,25% ke level 5.030. Penguatan tersebut didukung oleh volume pembelian yang masih dominan, meskipun mulai menunjukkan penurunan. Pergerakan IHSG membentuk gap pada area 4.921–4.995.

Secara teknikal, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian wave (v) dari wave [v]. Dengan demikian, investor dapat mencermati potensi koreksi pada rentang 4.763–4.807 sebagai area yang perlu diperhatikan. Meski demikian, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji level resistance di 5.143.

Level support IHSG berada di 4.847 dan 4.763, sedangkan resistance berada di 5.143 dan 5.247.

Rekomendasi Saham

ARCI – Buy on Weakness

Saham ARCI menguat 12,07% ke level Rp975, didukung oleh peningkatan volume pembelian. Secara teknikal, posisi ARCI diperkirakan sedang berada pada bagian wave A dari wave (B).

  • Area Buy on Weakness: Rp885–Rp930
  • Target Price: Rp1.035 dan Rp1.120
  • Stoploss: Di bawah Rp815

BIPI – Buy on Weakness

Saham BIPI terkoreksi 2,53% ke level Rp77, disertai tekanan jual. Secara teknikal, posisi BIPI diperkirakan sedang berada pada bagian wave 5 dari wave (5).

  • Area Buy on Weakness: Rp58–Rp68
  • Target Price: Rp100 dan Rp112
  • Stoploss: Di bawah Rp50

BREN – Trading Buy

Saham BREN terkoreksi 2,68% ke level Rp2.180, disertai tekanan jual. Kami memperkirakan posisi BREN saat ini sedang berada pada bagian wave 4 dari wave (5).

  • Area Trading Buy: Rp1.810–Rp2.080
  • Target Price: Rp2.540 dan Rp2.800
  • Stoploss: Di bawah Rp1.670

INDY – Buy on Weakness

Saham INDY menguat 2,01% ke level Rp1.775, meskipun masih disertai tekanan jual. Secara teknikal, posisi INDY diperkirakan masih berada pada bagian wave (5) dari wave [C].

  • Area Buy on Weakness: Rp1.645–Rp1.740
  • Target Price: Rp2.030 dan Rp2.250
  • Stoploss: Di bawah Rp1.560
BACA JUGA:   Indeks Terkoreksi di Pembukaan Perdagangan

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Akses Jalan Nasional di Aceh dan Sumatera Utara Kembali Pulih Usai Diterjang Longsor

Next Post

BEI Suspensi Saham MKNT Usai Harga Melonjak Signifikan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR