Jakarta, TopBusiness – Melalui MNCS Daily Scope Wave – 6 November 2026, indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 2,25% ke level 5.030. Penguatan tersebut didukung oleh volume pembelian yang masih dominan, meskipun mulai menunjukkan penurunan. Pergerakan IHSG membentuk gap pada area 4.921–4.995.
Secara teknikal, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian wave (v) dari wave [v]. Dengan demikian, investor dapat mencermati potensi koreksi pada rentang 4.763–4.807 sebagai area yang perlu diperhatikan. Meski demikian, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji level resistance di 5.143.
Level support IHSG berada di 4.847 dan 4.763, sedangkan resistance berada di 5.143 dan 5.247.
Rekomendasi Saham
ARCI – Buy on Weakness
Saham ARCI menguat 12,07% ke level Rp975, didukung oleh peningkatan volume pembelian. Secara teknikal, posisi ARCI diperkirakan sedang berada pada bagian wave A dari wave (B).
- Area Buy on Weakness: Rp885–Rp930
- Target Price: Rp1.035 dan Rp1.120
- Stoploss: Di bawah Rp815
BIPI – Buy on Weakness
Saham BIPI terkoreksi 2,53% ke level Rp77, disertai tekanan jual. Secara teknikal, posisi BIPI diperkirakan sedang berada pada bagian wave 5 dari wave (5).
- Area Buy on Weakness: Rp58–Rp68
- Target Price: Rp100 dan Rp112
- Stoploss: Di bawah Rp50
BREN – Trading Buy
Saham BREN terkoreksi 2,68% ke level Rp2.180, disertai tekanan jual. Kami memperkirakan posisi BREN saat ini sedang berada pada bagian wave 4 dari wave (5).
- Area Trading Buy: Rp1.810–Rp2.080
- Target Price: Rp2.540 dan Rp2.800
- Stoploss: Di bawah Rp1.670
INDY – Buy on Weakness
Saham INDY menguat 2,01% ke level Rp1.775, meskipun masih disertai tekanan jual. Secara teknikal, posisi INDY diperkirakan masih berada pada bagian wave (5) dari wave [C].
- Area Buy on Weakness: Rp1.645–Rp1.740
- Target Price: Rp2.030 dan Rp2.250
- Stoploss: Di bawah Rp1.560
