TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kemarau Datang, RAPP Antisipasi Kebakaran Hutan

Nurdian Akhmad
31 May 2018 | 10:56
rubrik: Capital Market
Cegah Kebakaran Hutan, APP Investasi US$ 100 Juta

ilustrasi kebakaran hutan/foto: istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menyiagakan personel dan peralatan pemadam kebakaran lahan dan hutan (karlahut) ke lokasi khusus di wilayah gambut. Upaya tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya karlahut selama musim kemarau dari Mei – Oktober 2018.

“Kami tidak mau lagi ada kebakaran, target kami zero fire. Untuk itu personel langsung dikerahkan untuk mandah (memantau di lapangan),” kata Fire and Aviation Manager RAPP, Yuneldi, dalam siaran pers tertulisnya, Kamis.

Ia juga mengatakan pihaknya telah membangun 20 tenda siaga di sejumlah titik. Titik tersebut berada pada masing-masing estate di daerah Pelalawan, Kepulauan Meranti, Siak dan sekitarnya. Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak terjadi karlahut terutama di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Masing-masing tenda, ujarnya, telah dilengkapi 5 personel firefighter dan peralatan pemadam. Pihaknya juga telah menambah 7 unit stasiun cuaca dari 29 stasiun yang sudah terpasang di setiap estate.

Stasiun cuaca bernama Davis tersebut berfungsi untuk memantau kelembapan, panas dan cuaca secara online dari mana saja.

“CCTV juga sudah dipasang di lokasi, termasuk ruang monitor di setiap estate dan sekarang ruang monitor untuk keseluruhan sedang disiapkan di posko Pangkalan Kerinci,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menambahkan, saat ini personel firefighter RAPP terus berpatroli setiap hari dengan melibatkan BKO TNI/ Polri dan masyarakat. Meski berdasarkan Fire Danger Rating (FDR) kondisi cuaca masih tergolong terkendali, pihaknya tetap waspada sampai situasi benar-benar dinyatakan aman.

BACA JUGA:   PP Properti Tuntas Gunakan Dana obligasi Rp338 Miliar
Previous Post

Terseret Bursa Asia, IHSG Dibuka Menguat ke 6.049

Next Post

Produsen Keramik-Kaca Harus Efisien dan Naikkan Kualitas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR