Jakarta, BusinessNews Indonesia—Untuk menggenjot penyerapan pasar domestik dan ekspor, produsen keramik dan kaca di dalam negeri perlu terus melakukan efisiensi proses produksi, sambil meningkatan kualitas.
“Caranya, menerapkan best practice dan menggunakan teknologi terkini sebagai upaya memodernisasi pabrik sehingga dapat mengikuti selera konsumen saat ini,” kata Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA), Kementerian Perindustrian, Achmad Sigit Dwiwahjono, di Jakarta (30/5/2018).
Sigit mengatakan bahwa langkah itu sesuai dengan peta jalan Making Indonesia 4.0 dalam mendukung implementasi revolusi industri generasi keempat di Tanah Air.
“Jadi, upaya peningkatan efisiensi dan kapasitas produksi industri harus dibarengi penggunaan internet of things atau robotic serta didukung dengan sistem logistik yang baik,” tuturnya.
Di samping itu, dia menambahkan, seiring memerbaiki sistem produksinya, industri bahan galian nonlogam juga perlu memanfaatkan kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang memberikan kemudahan kepada industri nasional.
“Dalam hal ini, Kemenperin turut memfasilitasi untuk pemberian sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).”
