TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Rupiah Melemah, Utang RI Susut Rp 11,52 Triliun

Nurdian Akhmad
25 June 2018 | 17:28
rubrik: Business Info, Ekonomi
2019, Pemerintah akan Naikkan Belanja Hingga 8,3%

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Kendati nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam beberapa  bulan terakhir melemah, jumlah utang Indonesia menyusut.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat utang pemerintah per Mei 2018 turun Rp 11,52 triliun menjadi Rp 4.169,09 triliun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar Rp 4.180,61 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah berkomitmen akan terus mengelola utang sesuai dengan rambu-rambu aturan yang berlaku.

“Utang per Mei Rp 4.169 triliun,” kata Sri Mulyani saat konfrensi pers APBN 2018 di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (25/6/2018).

Berdasarkan dengan UU, kata Sri Mulyani, total nominal utang pemerintah pun masih jauh dari batas yang ditetapkan. Di mana, batas yang diatur maksimal 60% terhadap produk domestik bruto (PDB). “Dibanding seluruh PDB tetap di bawah 29% kan sekitar itu,” ujar dia.

Total utang pemerintah per Mei 2018 sebesar Rp 4.169,09 triliun berasal dari pinjaman yang nilainya Rp 767,82 triliun. Dalam pinjaman terdapat yang sifatnya bilateral Rp 322,01 triliun, multilateral Rp 397,80 triliun, komersial Rp 41,38 triliun, dan suppliers sebesar Rp 1,22 triliun. Lalu ada juga yang berasal dari pinjaman dalam negeri yang sebesar 5,40 triliun.

Selanjutnya utang yang berasal dari surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 3.401,77 triliun, yang terdiri dari SBN berdenominasi rupiah sebesar Rp 2.408,40 triliun dan denominasi valas sebesar Rp 766,63 triliun.

BACA JUGA:   Kembali Digelar! BTN JAKIM 2026 Diyakini Bikin Ekonomi Jakarta Makin Moncer
Tags: utang
Previous Post

IHSG Ditutup Perkasa di 5.859,08

Next Post

Bursa Saham Asia Tertekan Sentimen Perang Dagang AS-China

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR