Jakarta, BusinessNews Indonesia – PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA), perusahaan jasa logistik dan pergudangan hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sebagai emiten ke-21 di tahun ini.
Dari proses initial public offering (IPO) ini, perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp30 miliar dari sebanyak 200 juta lembar saham yang dilepas ke publik atau setara 47,43 persen.
Dari dana tersebut, perseroan berencana untuk membayar utang dari kekurangan harga pembelian tanah sebanyak 69,68 persen atau sekitar Rp18,6 miliar.
“Alasan dan pertimbangan dilakukannya pembelian tanah ini karena perseroan bermaksud mendirikan gudang di atas tanah yang kami beli itu. Selama ini kami sewa,” ungkap Direktur Utama TNCA, Arifin Seman usai proses listing di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (28/6/2018).
Dalam proses pencatatan ini, harga saham TNCA ini langsung melesat menyentuh batas atas titik autorejection atau menguat 69,33 persen ke level 254 per saham.
Saham TNCA sendiri dicatatkan seharga Rp150 per saham dan langsung melonjak ke level 254 dengan frekuensi transaksi yang hanya satu kali dan volume perdagangan sebanyak 97 lot.
Arifin menambahkan, sisa dana dari IPO ini atau sekitar 30,32 persen untuk modal kerja.”Dan yang untuk pembelian tanah itu seluas 1,6 hektar di Bekasi ikita akan membangun gudang keperluan bisnis logistik yang kami sewakan ke pelanggan kami,” paparnya.
Rencananya pembangunan gudang itu akan rampung pada Maret 2019 nanti, sehingga bisa mendukung pencapaian target perolehan laba bersih 2018 sebesar Rp4 miliar. “Kami memperkirakan target laba tahun berjalan yang akan kami capai di 2018 sekitar Rp4 miliar,” ujar Arifin.
