Jakarta, BusinessNews Indonesia – Dewasa ini masih banyak perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam perdagangan efek yang merupakan Anggota Bursa (AB) masih tertinggal dari sisi teknologi informasinya (IT).
Hal itu terjadi karena kinerja operasional mereka belum efisien, sehingga banyak yang belum mencatatkan laba. Untuk itu ke depan, Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana membangun sistem IT perdagangan efek yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh AB.
“Penerapan sistem IT tersebut merupakan bagian dari program kerja Bursa 2018-2021 terkait dengan pengutan AB. Kami akan memformulasikan cara-cara dalam IT sharing cost itu,” ungkap Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Laksono Widodo, di Jakarta, Rabu (4/7/2018).
Dengan sistem IT perdagangan online tersebut, kata dia, bakal mampu membuka peluang bagi AB untuk menggenjot kinerja meraih laba. “Sebab saat ini masih banyak AB yang IT-nya sudah canggih, tetapi banyak juga yang tertinggal oleh perkembangan IT,” katanya.
Sejauh ini, tegas Laksono, dari 105 AB yang aktif melakukan kegiatan perantara perdagangan efek, ada 62 AB telah memberikan layanan online trading, kemudian sebanyak sepuluh AB memberikan layanan Direct Market Acces (DMA) atau semi online trading bagi nasabah asing.
Sementara itu, ada 20 AB memberikan layanan DMA yang hanya menyasar nasabah institusi asing. Namun yang menjadi masalah, masih terdapat 16 AB yang tidak memberikan layanan online trading.
Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan tahun 2016 yang telah diaudit, terdapat 74 AB yang mencatatkan laba bersih dan ada 31 AB yang merugi. Sementara hingga semester II-2017, ada 76 AB yang mencatatkan peningkatan laba bersih dan terdapat 25 AB yang masih merugi.
Dengan kondisi seperti itu, menurut Laksono, sistem IT yang tengah direncanakan BEI ini dapat menekan biaya operasuonal AB. Pasalnya, pihak BEI sendiri menyediakan sistem IT perdagangan tersebut mendapatkan subsidi dari operator Bursa dan bisa dimanfaatkan oleh AB.
“Makanya, kami yakin sistem baru tersebut bisa menekan biaya operasional AB,” tandas dia.
