TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Banyak Biayai Infrastruktur, Kredit Sindikasi Bank Mandiri Capai Rp 42 Triliun

Busthomi
4 July 2018 | 17:37
rubrik: BUMN
Banyak Biayai Infrastruktur, Kredit Sindikasi Bank Mandiri Capai Rp 42 Triliun

FOTO: Istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau BMRI terus memperkuat penyaluran kredit sindikasi terutama untuk proyek-proyek besar di sektor infrastruktur.

Hingga akhir Juni atau semester I-2018, kredit sindikasi yang ditangani Bank Mandiri tercatat mencapai 6 transaksi dengan nilai US$ 2,9 miliar atau setara dengan Rp 42 triliun. Pencapaian ini membuat perseroan berada di urutan teratas sebagai Mandated Lead Arranger dan Bookrunner dalam data League Table.

Menurut Senior Executive Vice President Large Corporate Bank Mandiri, Dikdik Yustandi, prestasi ini menunjukkan bahwa Bank Mandiri terlibat aktif dan semakin dipercaya dalam memimpin sindikasi di Tanah Air.

Apalagi, menurut dia, penyaluran pembiayaan dengan pola sindikasi ini sangat efektif mendukung pelaksanaan proyek-proyek besar pemerintah, khususnya di sektor infrastruktur.

“Pencapaian ini menjadi salah satu komitmen kami dalam berperan aktif mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional dengan pengembangan bisnis guna lewat aliansi dengan bank lain,” tandas Dikdik di Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Pasalnya, menurut dia, dengan melalui skema aliansi antar bank ini membuat peran perbankan dalam mendukung ekonomi dapat lebih optimal lagi.

Sejauhini Bnk Mandiri, lanjut Dikdik, sudah ikut mendukung program pemerintah dalam mengembangkan infrastruktur di Indonesia. Hal ini tercermin dari beberapa transaksi kredit sindikasi yang dilakukan perseroan, antara lain pemberian kredit sindikasi untuk pengembangan infrastruktur jalan tol dan telekomunikasi.

Salah satu pendanaan itu dilakukan perseroan pada April 2018 lalu, dimana Bank Mandiri mendanai pembangunan ruas tol Semarang-Batang dengan nilai transaksi sebesar Rp7,7 triliun.

Pada ruas ini, Bank Mandiri yang bertindak sebagai bookrunner, memimpin sindikasi bersama dengan Bank CIMB Niaga dan Bank Central Asia dengan anggota sindikasi antara lain Sarana Multi Infrastruktur, Bank KEB Hana Indonesia, Bank Panin, dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah.

BACA JUGA:   Pertamedika IHC Berkomitmen Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19

Sedangkan di sektor telekomunikasi, kata dia, Bank Mandiri juga bersama-sama dengan Bank Sumitomo Mitsui Indonesia memberikan kredit sindikasi kepada PT. Telekomunikasi International.

“Pembiayaan sindikasi ini dengan total kredit mencapai US$ 90 juta,” tegas Dikdik.

Tags: bank mandiri
Previous Post

Genjot Kinerja AB Lebih Untung, BEI Siapkan Sistem Transaksi Efek Baru

Next Post

Pasokan Kantor Jakarta Masih Tambah Sampai 2022

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR