TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kantongi Rp 244 M dari IPO, RISE Kembangkan Dua Proyek High Rise

Busthomi
9 July 2018 | 11:31
rubrik: Capital Market
Kantongi Rp 244 M dari IPO, RISE Kembangkan Dua Proyek High Rise

Foto: istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia -Perusahaan properti asal Surabaya, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) tercatat perdana pada hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Perseroan mendapat dana segar dari proses penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) sebanyak Rp244,5 miliar setelah melepas 1,5 miliar saham baru atau setara 15,08 persen dari modal disetor dan ditempatkan perseroan.

“Kami melepas saham ini dengan harga perdana Rp163 per lembar saham. Dan nantinya dana hasil IPO itu akan digunakan untuk menyelesaikan dua proyek properti high rise,” ungkap Direktur Utama RISE, Belinda Natalia usai acara pencatatan perdana saham, di Jakarta, Senin (9/7/2018).

Dua proyek properti yang dimaksud, kata dia, adalah Voza Premium Office dan The 100 Residence. Nantinya, dia melanjutkan, sebanyak 53 persen dari dana IPO itu untuk pengembangan proyek Voza Premium Office milik anak usaha tak langsung yakni PT Tanrise Indonesia.

“Sementara sebanyak 47 persen dana tersebut akan kami alokasikan untuk proyek The 100 Residence milik anak usaha PT Rodeco Indonesia,” ujar dia.

Voza Premium Office adalah gedung perkantoran Grade A pertama di Kota Pahlawan itu dengan luas 4.253 meter persegi. Proyek ini telah mencaoai tahap topping off pada 18 Januari 2018 lalu.

Sedang proyek The 100 Residence merupakan kelas atas di lahan 2.800 meter persegi. Proyek ini akan dilakukan serah terima unit pada April 2019 nanti.

“Dengan kondisi sektor properti saat ini, kami optimis ke depannya sektor ini akan terus bertumbuh. Makanya kami percaya produk kami bisa diserap pasar,” tutur dia.

Potensi pasar yang baik itu, kata dia, karena dari pertumbuhan penjualan maupun indeks harga properti yang menunjukkan peningkatan. Terutama indikator di sektor apartemen, perkantoran jual, dan perumahan di Jawa Timur, terutama Surabaya.

BACA JUGA:   IHSG Terangkat

Namun begitu, Belinda sendiri mengakui, masih banyak risiko yang akan mengganggu kinerja perseroan di tahun mendatang.

“Yaitu risiko yang perlu diantisipasi di antaranya risiko pertumbuhan ekonomi, risiko perubahan peraturan pemerintah, dan risiko perubahan peraturan terkait industri properti,” katanya.

Dalam pencatatan perdana saham hari ini, saham RISE saat diperdagangkan sempat menyentuh level tertinggi di angka 276 atau naik 69,33 persen dari harga perdana Rp 163. Sehingga saham ini sempat mengalami autoreject.

Direktur Independen RISE, Go Herliani Prayogo menyebutkan, saat ini kinerja perseroan berada dalam titik positif. Akhir Desember 2017, aset perseroan mebcapai Rp1,78 triliun. Naik tipis dari tahun sebekumnya di angka Rp1,61 triliun.

Sedang pendapatan perseroan tahun lalu tercatat Rp229,96 mikiar, naik 37 persen dari 2016 sebesar Rp168,19 miliar. “Namun tingginya beban keuangan membuat laba bersih turun menjadi Rp16,12 miliar dari 2016 yang sampai Rp43,22 miliar,” katanya.

Tags: ipoJaya Sukses MakmurRISE
Previous Post

IHSG Dibuka Naik ke Level 5.726

Next Post

Pelindo II Targetkan IPO Anak Usaha Setiap Semester

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR