Jakarta, BusinessNews Indonesia – PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia/PII (Persero) mengadakan kegiatan bertajuk ‘Investment Opportunity Through PPP in Indonesia – Bankers and Investors Forum” di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin (16/7/2018).
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah untuk memenuhi kebutuhan informasi lenders (bank BUMN, swasta lokal dan asing) terkait proyek-proyek yang akan segera dilelang dan sedang dalam proses penjaminan pemerintah melalui PT PII.
Acara yang bertujuan menyosialisasikan kembali skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) sebagai salah satu alternatif pembiayaan pembangunan infrastruktur ini menghadirkan beberapa narasumber yang terlibat langsung sebagai penanggung jawab proyek kerjasama (PJPK).
Hadir pula Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur (PDPPI) Kementerian Keuangan. Acara diisi dengan paparan dari Direktur PDPPI yang menyampaikan komitmen Pemerintah dalam menduung terlaksananya skema KPBU yang berkesinambungan.
PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) saat ini mendapatkan mandat untuk melakukan pendampingan bagi penanggung jawab proyek kerja sama (PJPK) mulai dari penyusunan dokumen prakualifikasi, tender, sampai terjadinya transaksi keuangan.
Ada tiga proyek strategis nasional yang digarap PII yaitu Jalan Lintas Timur Sumatera, Kereta Api Makassar-Parepare, dan RS Kanker Dharmais senilai total Rp 4,75 triliun. Proses konstruksi ketiga proyek ini ditargetkan bisa dimulai awal tahun 2019.
