
Jakarta, businessnews.id — Menteri Komunikasi dan Informasi RI, Tifatul Sembiring, mengatakan bahwa menghadapi persaingan ekonomi global, masyarakat Indonesia harus kreatif. Bila tidak akan mati di negeri sendiri.
“Menghadapi bisnis, kita harus inovatif. Dan ICT adalah sebuah proses kreasi, merupakan sebuah otak,” kata dia dalam pembukaan ICT Expo 2014 di Jakarta (14/5/2014).
Menteri Tifatul mengatakan, dalam persaingan itu, masyarakat Indonesia harus ada dalam sebuah konektivitas. Itu bukan hanya secara infrastruktur dan ICT. Tapi, juga secara hati. “Ancaman integrasi bagi Indonesia, sekarang, bukan dari luar.”
Lebih lanjut, menteri tersebut mengatakan bahwa ketersambungan ataupun konektivitas, sangat penting setelah berkurangnya peran negara; satu di antara itu adalah lepasnya Timor-Timur dari Indonesia.
“Dalam konektivitas itu, yang terpenting bukan ICT itu sendiri. Tapi content yang diantar.”
Tahun 2045, diperkirakan bahwa Indonesia menjadi delapan besar ekonomi dunia; itu bersamaan dengan 100 tahun kemerdekaan. Di situ, ada penciptaan koridor-koridor ekonomi dengan memerkuat konektivitas.
“Sampai saat ini, Pemerintah Indonesia sudah mengeluarkan Rp 800 triliun untuk pembangunan ICT.”