Jakarta, BusinessNews Indonesia—Dan Liris selalu menjadikan kemitraan sebagai kata kunci menjalankan program CSR. Selanjutnya, program CSR harus menekankan kemitraan.
“Jadi, bukan sekadar program donasi seperti khitanan massal. Walau begitu, bukan berarti Dan Liris menafikan program donasi,” kata Dian Koernia, Department of Secretary, Public Relation, Health and Safety,Social Compliance and CSR, Dan Liris, di Jakarta (16/8/2018).
Dalam wawancara dengan Dewan Juri Top CSR 2018 yang digelar Majalah BusinessNews Indonesia, Dian mengatakan adanya sejumlah contoh kemitraan program CSR yang dijalankan Dan Liris.
“Antara lain, kami bermitra dengan sejumlah sekolah,” ucap dia.
Dalam hal itu, Dan Liris memberikan bea siswa, bantuan mesin tekstil, dan mesin jahit. “Di antara SMK penerima bantuan, ada yang masih menggunakan mesin tekstil lama untuk praktik siswa. Maka kami memberikan bantuan mesin yang lebih baru,”papar Dian.
Selain itu, Dan Liris menggelar program magang, pelatihan, dan kelas khusus.
Program kemitraan antara Dan Liris dengan sejumlah sekolah, memberikan dampak bagi bisnis Dan Liris. Itu antara lain adanya link-match antaa sekolah dengan industri tekstil.”
“Program itu juga menciptakan tenaga kerja yang siap pakai,” ujar Dian lagi.
