Jakarta, BusinessNews Indonesia – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) berniat untuk menjadi pemrakarsa pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta. Adapun porsi yang diminta oleh Adhi Karya adalah sebesar 40%.
Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto mengatakan, pihaknya sudah mengajukan proposal pemrakarsa kepada Kementerian PUPR. Nantinya pihaknya akan bermitra dengan pihaknya swasta adalah Gama Group dan PT DMT.
“Kita sudah mengajukan pemrakarsa. Kami join dengan swasta, porsi Adhi 40%. Partner ada Gama Grup, DMT. Swasta masuk juga kan, pertama mereka masuk tol dengan Adhi Karya. Porsi mereka ada partner lagi dengan swasta. Pemerintah juga kan sedang mendorong swasta masuk ke tol,” ujarnya di Jakarta, Senin (20/8/2018).
Adapun nilai investasi yang dibutuhkan untuk membangun tol tersebut adalah sebesar Rp19 triliun. Angka tersebut hanya diperuntukan untuk pembangunan yang menjadi tanahnya dari PT Adhi Karya.
“Investasi sekitar Rp19 triliun. Di luar tanah itu sampai Kulon Progor (jadi) akses Bandara nantinya,” ucapnya.
Menurut Budi, mahalnya investasi tersebut dikarenakan ada beberapa jalan yang dibangun elevated. Dirinya memperkirakan ada sepanjang 15 km yang akan dibangun elevated (layang). “Ada elevated itu 15 km. Makanya agak mahal, 3 kali lipat kan dari biasa. Lelang segera,” ucapnya.
