TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Apindo: Sektor Properti Bakal Menggeliat Pasca Pilpres

Busthomi
23 August 2018 | 16:21
rubrik: Business Info
Pasar Melambat, Apartemen  Menengah Tetap Stabil

Ilustrasi Properti/Istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) masih optimistis industri properti domestik akan bergeliat di tahun depan, meskipun masih menjadi tahun politik seiring adanya proses demokrasi pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Namun begitu, menurut Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani, bergeliatnya industri ini akan terjadi Pilpres nanti. Apalagi kemudian, Bank Indonesia (BI) juga sudah melakukan relaksasi kebijakan uang muka (loan to value/LTV) kredit sektor konsumsi baik properti maupun otmotif.

“Perkiraan kami, setelah pilpres atau April tahun depan industri properti kembali bagus,” ungkap Hariyadi di Gedung Bursa Efrk Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Dia mengatakan, stabilitas ekonomi yang positif dan didukung oleh kebijakan LTV dari Bank Indonesia (BI) ini akan menopang pertumbuhan industri properti.

“Kami melihat kebijakan LTV dari BI mulai terasa ke properti. Pak Gubernur BI Perry Warjiyo luar biasa berani mendorong kebijakan yang sangat kuat ke arah perbaikan industri properti itu,” paparnya.

Terkait tren suku bunga tinggi, jelas Hariyadi, para pelaku usaha di industri properti meyaakini akan ada penurunan kembali suku bunga BI 7-day Reverse Repo Rate pada akhir 2018.

“Bagi konsumen, soal suku bunga itu relatif. Yang penting down payment (DP) atau uang muka bisa murah dan bisa berlaku panjang,” ucap Hariyadi.

Lebih lanjut dia menegaskan, tren kenaikan suku bunga hanya bersifat temporer. “Kami rasa prospek positif dari LTV sudah mulai kelihatan sekarang. Kalau melihat rumah pertama, penjualannya sudah kelihatan bagus, terutama dilihat dari data pajak,” pungkas dia.

BACA JUGA:   Diintensifkan, Pencegahan Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual di Internet
Tags: apindoproperti
Previous Post

Melonjak Signifikan, BEI Setop Perdagangan Saham FILM

Next Post

IHSG Ditutup Menanjak ke 5.982, Kurs Rp 14.623/Dolar AS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR