TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hingga Agustus, WIKA Baru Catatkan Kontrak 40,36 Persen

Busthomi
27 August 2018 | 16:20
rubrik: Business Info
Pasar Tak Kondusif, WIKA Tunda IPO

FOTO: istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Hingga pekan ketiga Agustus 2018, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) baru menorehkan kontrak baru mencapai 40,36 persen dari target perseroan di tahun ini.

Pencapaian tersebut setara dengan Rp23,45 triliun dari total kontrak 2018 sebesar Rp 58,11 triliun.

“Capaian terbesar kontrak baru itu datang dari sektor infrastruktur dan gedung dengan raihan kontrak sebesar Rp17,44 triliun, dan sektor industri sebesar Rp4,63 triliun,” kata Direktur Utama WIKA Tumiyana, di Jakarta, Senin (27/8/2018).

Kemudian sektor energi dan industrial plant berkontribusi pada kontrak baru sebesar Rp725,59 miliar dan Rp657,23 miliar disumbangkan oleh sektor properti.

Dia menegaskan, meski baru 40-an persen, tapi ppencapaian WIKA itu termasuk yang tertinggi di industri konstruksi Indonesia sesuai dengan strategi perseroan.

Sehingga menurutnya, dirinya yakin pada semester II-2018 ini, raihan kontrak baru akan tumbuh signifikan dan akan sesuai target yang telah ditetapkan WIKA.

“Proyek-proyek dengan nilai kontrak tinggi biasanya baru dimulai pada semester II, sehingga peluang WIKA untuk emperoleh proyek tersebut juga akan semakin besar. Capaian ini sudah direncanakan dengan baik sejak awal tahun 2018,” jelas Tumiyana.

Menurut Tumiyana, pertumbuhan WIKA saat ini tidak lagi mengandalkan proyek yang berasal dari pemerintah. WIKA akan lebih aktif memperluas oasar konstruksi melalui sinergi BUMN dan meraih kepercayaan dari sektor swasta.

“Bisa dilihat dari komposisi kepemilikian proyek. Sinergi BUMN berhasil menyumbangkan kontrak terbesar yaitu 37,58%, disusul oleh swasta dengan kontrak baru sebesar 37,57%,” katanya.

Sementara itu, dia menambahkan, kontrak baru yang berhasil diraih Perseroan dari pemerintah sebesar 24,85 persen

Adapun proyek terbaru yang berhasil diraih oleh Perseroan, lanjut dia, di antaranya Bendungan Tiga Dihaji Oku Selatan di Sumatera Selatan, Pembangunan Dermaga Pelabuhan Bagendang di Kalimantan Tengah dan Dermaga Multipurpose Pelabuhan Bumiharjo di Jawa Timur serta pembangunan persekolahan DKI Jakarta paket 1, 2 dan 5.

BACA JUGA:   Podomoro Golf View Serah Terima Apartemen Tower Ekki
Tags: wika
Previous Post

RI Dituding sudah Terjebak Utang, Ini Kata Menkeu

Next Post

IHSG Ditutup Naik ke 6.025, Kurs Rp 14.662

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR