Jakarta, BusinessNews Indonesia – Mengawali perdagangan pada Selasa (4/9/2018), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok 0,23% ke 5.953,14. Ini adalah penurunan hari keempat IHSG. Sementara itu, kurs rupiah terhadap dolar AS pada pagi ini di posisi 14.885.
Pada perdagangan saham pagi ini, delapan sektor menekan laju IHSG. Sektor aneka industri dan infrastruktur turun masing-masing 0,57%. Sektor manufaktur turun 0,43% dan sektor industri dasar tergerus 0,41%.
Hanya dua sektor yang masih menguat. Sektor konstruksi naik 0,15%. Sedangkan sektor keuangan menguat 0,13%. Penguatan harga terjadi pada 101 saham. Sebanyak 96 saham turun harga dan 110 saham flat.
Berikut top losers LQ45 pagi ini yakni PT Sentul City Tbk (BKSL) -2,50%, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) -1,66%, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) -1,59%. Sedangkan Top gainers LQ45 antara lain PT Elnusa Tbk (ELSA) naik 1,13%, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) 0,56%, dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) 0,49%.
Investor asing mencetak net buy Rp 2,19 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 2,4 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 2,3 miliar, dan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Rp 2,3 miliar.
Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 2,3 miliar, PT Paninvest Tbk (PNIN) Rp 1,8 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 1,3 miliar.
Sementara itu, bursa saham utama kawasan Asia dibuka bervariasi pada perdagangan hari ini: indeks Nikkei naik 0,14%, indeks Kospi naik 0,08%, indeks Strait Times turun 0,05%, indeks Hang Seng turun 0,34%, sementara indeks Shanghai flat di level 2.720,72.
