TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Gerakan B Corp Dorong Bisnis Ramah Lingkungan

Nurdian Akhmad
3 September 2018 | 13:09
rubrik: Business Info
Gerakan B Corp Dorong Bisnis Ramah Lingkungan

Jakarta, Business News Indonesia – Pertama kali diluncurkan di  Amerika Serikat pada tahun 2007, B Corporation (B Corp),  menjadi sebuah gerakan dunia bagi pelaku bisnis yang memiliki visi untuk menjadikan usahanya sebagai kekuatan dalam memberikan kebaikan bagi sosial, ekonomi dan lingkungan. 

B Corp adalah sertifikasi untuk pelaku bisnis yang diberikan oleh Lembaga Non Profit B Lab. Sertifikasi diberikan kepada perusahaan yang  selama  proses audit mampu membuktikan bahwa bisnis prosesnya – memberikan dampak positif  dan nilai tambah. Proses dimaksud mulai dari rantai pasok, sistem operasional hingga produk/servis yang dilempar ke pasar.

B Corp diharapkan dapat menjadi sebuah langkah untuk  mengedepankan kesejahteraan manusia dan keberlangsungan planet bumi.  Meski istilah B Corp masih asing di Indonesia, namun semangat/visi  B Corp mengedepankan bisnis yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.  Visi ini juga diadopsi oleh kewirausahaan  sosial (social enterprise) atau bisnis sosial (social business) yang jumlahnya mencapai  8,1 juta orang atau 3,2% dari populasi penduduk Indonesia.

Karenanya, dalam rangka  memberikan inspirasi kepada pelaku bisnis di Indonesia untuk mengetahui gerakan B Corp sekaligus menyediakan forum untuk berbagi ide dan pengalaman, Komunitas B Corp Indonesia menyelenggarakan Indonesia B Corp Forum dengan tema “Gotong Royong 2018: Using Business as a Force for Good”, di Jakarta,  Senin (3/9). Hadir sebagai pembicara dalam diskusi panel B Corp Forum antara lain Karyanto Wibowo, Danone – AQUA, Corey Lien, B Corp Asia Community, Jalal, Social Investment Indonesia,  Panca Pramuda, Institut Riset Sosial dan Ekonomi (INRISE).

Menurut Direktur Pembangunan Berkelanjutan Danone Indonesia, Karyanto Wibowo,  dengan menjadi B Corp, Danone-AQUA ingin menjadi bagian dari komunitas dunia untuk mendorong perubahan ke arah yang lebih baik.  “Kami  ingin menjadi bagian dari solusi dan bersama-sama kita kondisi sosial, ekonomi dan lingkungan yang lebih baik untuk Indonesia.  Untuk itu kami ingin mengajak pelaku bisnis di Indonesia untuk bergabung dengan Komunitas B Corp,” harapnya.

BACA JUGA:   Mau ke Luar Negeri? Ini Biaya Transaksi ATM Internasional Hasil Riset Wise

Sementara itu, Corey Lien, B-Corp Asian Community menegaskan bahwa dibutuhkan lebih banyak pelaku bisnis untuk bergabung dalam gerakan ini.   “Inilah saatnya  kita membutuhkan lebih banyak perusahaan yang bersedia untuk mengubah cara berbisnis tidak peduli perusahaan kecil atau multinasional.  Dari yang semula fokus pada keuntungan finansial bagi pemegang saham menjadi  lebih berorientasi pada kesejahteraan sosial dan kesehatan planet bumi. Berkembangnya komunitas B Corp bisa mendorong perubahan serta menciptakan koordinasi multi pihak baik di tingkat Indonesia maupun Asia, yang sangat diperlukan untuk mengatasi persoalan nasional dan regional.”

Gerakan B Corp berupaya untuk membangun jaringan dan kesempatan berkolaborasi, membangun kemitraan serta menyelesaikan dampak kolektif dari  isu perubahan iklim, ketimpangan pendapatan, hilangnya keanekaragaman hayati ataupun polusi laut.  Dengan kolaborasi pelaku usaha di seluruh dunia, B Corp percaya hal tersebut dapat  menciptakan perubahan sistem sosial dan lingkungan.

Nah, untuk mendapatkan sertifikasi B Corp, pelaku usaha diharuskan memperhatikan lima aspek yaitu tata kelola, karyawan, lingkungan, masyarakat dan konsumen. Saat ini lebih dari 2.600 perusahaan yang berasal lebih dari 60 negara telah bersertifikasi B Corp. Sementara di Asia, B Corp telah menjadi komunitas yang terdiri dari 81 perusahaan dan  tersebar di 17 negara.  Jumlah ini naik 10x lipat dibanding tahun 2014. Sedangkan di Indonesia, baru terdapat dua Perusahaan B Corp yaitu  Percolate Galatic, agensi digital kreatif, dan  Danone-AQUA, perusahaan air minum dalan kemasan dan minuman ringan.

Di tempat yang sama, Prof. Yudi Samyudia dari Prasetya Mulya Business School berharap Indonesia B Corp Forum 2018 ini  dapat menjadi awal untuk membangun Komunitas B Corp di Indonesia. “Kami berharap forum ini dapat memberikan inspirasi kepada para pelaku bisnis bahwa kita dapat membawa perubahan yang baik bagi ekonomi, sosial dan lingkungan kita.,” tutupnya.   (red/JU)

BACA JUGA:   Ada BP Tapera, BTN Siap Akuisisi Manajemen Investasi

 

Previous Post

BPS Catat Deflasi 0,05 Persen Selama Agustus

Next Post

Warga Lokasi Tumpahan Avtur Dapat Layanan Medis Pertamina

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR