Jakarta, BusinessNews Indonesia – Dalam situasi perekonomian terkini global di mana USD menguat, negara yang jelas paling diuntungkan adalah Amerika Serikat (AS). Satu indikator hal itu adalah PDB (produk domestik bruto) negara itu yang tumbuh lebih baik daripada biasanya. Hal tersebut dikatakan Direktur Pelaksana Nielsen Indonesia, Agus Nurudin, di Jakarta hari ini, dalam publikasi Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia Kuartal Kedua 2018.
Agus mengatakan bahwa PDB AS di kuartal kedua 2018, mencapai pertumbuhan 4,1 persen. “Padahal biasanya, mencapai 3,5 persen pun sulit,” kata Agus.
Dalam hal ini, kata dia, Presiden AS Donal Trump bisa dikatakan melakukan sejumlah kebijakan atau taktik yang berhasil. “Saat ini, hanya Trump yang tahu apa yang akan dia lakukan ke depan,” kata Agus.
Agus pun menjelaskan bahwa sampai kuartal kedua 2018, konsumen Indonesia masih termasuk yang teroptimis secara global. Bahkan, di kuartal itu, konsumen Indonesia di peringkat pertama global, bersama-sama konsumen Filipina. Di kuartal sebelumnya, konsumen Filipina ada di peringkat pertama sendirian.
Bagaimana kira-kira tingkat keyakinan konsumen Indonesia di saat sekarang ini di mana Rupiah tengah terkoreksi terhadap USD? Jawab dia, “Kita harus mencermati hasil riset Nielsen berikutnya. Tetapi, bisa saja hasilnya lain dengan di kuartal kedua 2018,” kata Agus.
