TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pelindo IV Lengkapi Container Crane di Empat Pelabuhan

Nurdian Akhmad
12 September 2018 | 11:05
rubrik: BUMN
Ekspansi Bisnis, Anak Usaha Pelindo II Ini Lepas 30% Saham

Aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan yang dikelola Pelindo II/foto: istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) melakukan investasi melalui pembelian empat unit alat baru berupa Container Crane. Keempat alat baru tersebut akan ditempatkan pada empat pelabuhan kelolaan perusahaan, yaitu Makassar New Port (MNP), Kendari New Port (KNP), Pelabuhan Ambon dan Pelabuhan Ternate.

Direktur Fasilitas dan Peralatan Pelabuhan Pelindo IV, Farid Padang mengatakan, keempat alat ini diangkut dari Pelabuhan Incheon Korea Selatan menggunakan Kapal Dong Bang Giant No 2. Saat ini, satu unit Container Crane telah diturunkan di Pelabuhan Ternate. Dan selanjutnya alat yang lainnya diturunkan di Pelabuhan Ambon, KNP serta MNP.

“Setelah unit Container Crane dilakukan unloading di masing-masing pelabuhan, rencananya akan langsung dilakukan uji coba operasi oleh masing-masing cabang,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Farid menjelaskan, tingkat komponen dalam negeri dari pekerjaan ini sekitar 35 persen, yang meliputi beberapa jasa konstruksi tenaga kerja mechanical electrical, tenaga kerja supervisi, testing, training, sertifikasi, review BPKP serta sebagian kontribusi dalam negeri yang berkaitan dengan mobilisasi crane.

Menurut Farid, empat unit Container Crane tersebut merupakan tahap pertama untuk peningkatan produktivitas dan peningkatan status konvensional menjadi terminal petikemas di Pelabuhan Ambon dan Ternate.

“Serta menyiapkan operasinya pelabuhan baru pada akhir tahun, yaitu MNP dan KNP, di mana menurut Pak Dirut Pelindo IV, Doso Agung, program konektivitas di Indonesia Timur dilakukan secara terukur dan disinergikan dengan pemerintah daerah untuk menurunkan biaya logistik nasional yang sudah nampak terkendali di sebagian daerah di timur yang pelabuhannya dikontrol atau dikendalikan oleh Pelindo IV,” papar dia.

Dengan berbagai investasi yang dilakukan, pelabuhan-pelabuhan di kawasan timur Indonesia telah mampu meningkatkan kapasitas per tahunnya dari 700 ribu TEUs menjadi 2 juta TEUs atau meningkat hampir tiga kali lipat. Ini belum termasuk Terminal Petikemas Makasar, Kaltim Kariangau Terminal dan Makasar New Port.

BACA JUGA:   Pelindo 1 Sei Pakning Tunjukkan Kinerja Positif

Selain itu dengan modernisasi peralatan yang dilakukan, produktivitas bongkar muat mengalami peningkatan sebesar 40 persen dari rata-rata 15 box per jam menjadi 25 box per jam.

Tags: peindopelabuhan
Previous Post

Bursa Regional Jeblok, IHSG Justru Naik 11,9 Poin

Next Post

Korea Siap Benamkan US$ 446 Juta di Industri Manufaktur RI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR