Jakarta, TopBusiness – Mengakhiri perdagangan saham hari ini, Rabu (3/10/2018), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 7,882 poin (0,13 persen) ke 5.867,737. Sementara indeks LQ45 juga ditutup turun 3,669 poin (0,39 persen) ke 925,302.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sore ini berada di kisaran 15.064.
Empat dari 10 indeks sektoral melemah dipimpin sektor barang konsumsi yang turun 0,85 persen.
Sebanyak 202 saham naik, 179 saham turun, dan 129 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 393.619 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 8,962 miliar saham senilai Rp 5,382 triliun.
Dana asing keluar ke pasar reguler tercatat Rp 265,757 miliar. Sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp 6.636,718 triliun.
Saham-saham yang turun tajam dan masuk dalam jajaran top losers sore ini antara lain Lippo Karawaci (LPKR) turun 12 poin (3,59 persen) ke 322, Wijaya Karya (WIKA) turun 40 poin (2,83 persen) ke 1.375, Unilever Indonesia (UNVR) turun 925 poin (2,02 persen) ke 44.850, PP (PTPP) turun 25 poin (1,52 persen) ke 1.620, dan Vale Indonesia (INCO) turun 50 poin (1,45 persen) ke 3.400.
Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) masih menguat terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS siang ini bergerak di Rp 15.070 atau menguat dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 15.040.
Sedangkan bursa saham Asia sore ini ditutup bervariasi. Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 159,66 poin (0,66 persen) ke 24.110,96, Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 35,12 poin (0,13 persen) ke 27.091,26, Indeks SSE Composite di China naik 29,58 poin (1,06 persen) ke 2.821,35 dan Indeks Straits Times di Singapura naik 22,27 poin (0,69 persen) ke 3.264,92. (nrd)
