
Jakarta, businessnews.id — Bila terpilih sebagai presiden RI periode 2014-2019, Prabowo Subianto merencanakan mengefisienkan subsidi BBM (bahan bakar minyak) subsidi. Selama ini, subsidi itu mencapai Rp 300-an triliun per tahun.
“Bila subsidi itu bisa dikurangi Rp 100 triliun per tahun saja, kita bisa membangun jalan sepanjang 10.000 km. Anda bayangkan, 10.000 km itu jalan sepanjang apa? Bandingkan dengan jarak Jakarta-Surabaya yang tidak sampai 1.000 km,” kata Direktur Kebijakan dan Program Tim Kampanye Nasional Prabowo-Hatta, Harry Azhar Azis, di Jakarta hari ini.
Harry, dalam dialog yang digelar di Gedung DPD RI, mengatakan bahwa jalan 10.000 km itu bisa mengoneksikan banyak desa di Indonesia. Alhasil, sektor pertanian di desa lebih bergerak karena biaya transportasi yang lebih murah.
Dia pun berkata, “Sekarang ini, pemerintahan kita royal ke yang kaya. Tapi, pelit ke yang miskin. Nah, hal inilah yang akan kita ubah nantinya.”
Direncanakan, siapa yang benar-benar berhak menerima BBM subsidi, akan benar-benar didefinisikan.
“Itu antara lain seperti petani dan nelayan. Akan halnya pengguna sepeda motor, masih didebatkan,” kata Harry yang juga legislator di Komisi XI DPR RI. (Achmad Adhito)
EDITOR: Achmad Adhito