TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Rupiah Dibuka Naik ke 15.213, Analis: Ada Potensi Melemah

Busthomi
10 October 2018 | 09:49
rubrik: Business Info
Volatilitas Rupiah Bikin Pemerintah Susah Patok Nilai Tukar di RAPBN 2019

ilustrasi: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) pada perdagangan sepanjang hari ini diproyeksi masih akan berada di teritori negatif. Kendati di sesi pembukaan terapresiasi.

Di sesi perdagangan pagi, mengutip Bloomberg, rupiah dibuka dilevel 15.213. Angka itu menguat dari penutupan kemarin di posisi 15.237. Tapi kemudian terus terpuruk hingga 15.218 dalam 15 menit pertama.

Menurut analis pasar uang dari Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI), Reza Priyambada, meski menguat di sesi pembukaan menguat, tapi belum usainya permasalahan global, membuat potensi rupiah tetap di zona merah.

“Sentimen global baik dari perang dagang AS dan Tiongkok; penyelesaian defisit anggaran Italia, hingga meningkatnya imbal hasil obligasi AS membuat posisi USD masih cenderung meningkat,” jelas Reza dalam daily report-nya, Rabu (10/10/2018).

Dengan kondisi itu, lanjut dia, tentunya telah mempersulit pergerakan Rupiah untuk berbalik naik. “Diharapkan pelemahan dapat lebih terbatas agar Rupiah tidak melemah lebih dalam,” kata dia.

Sementara sentimen dari dalam negeri, kata dia, adanya keyakinan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bahwa Indonesia masih dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,3% kendati risiko untuk pertumbuhan tersebut telah makin meningkat, ternyata belum banyak memberikan sentimen positif pada Rupiah.

Dia memperkirakan laju Rupiah akan bergerak di kisaran 15.235-15.220. “Tetap cermati dan waspadai berbagai sentimen yang dapat membuat Rupiah kembali melemah,” pungkas dia.

Penulis: Tomy

BACA JUGA:   Masih di Zona Merah, Laju Rupiah Andalkan Sentimen Positif
Tags: dolar ASrupiah
Previous Post

Hampir Semua Sektor Menguat, IHSG Terkerek ke 5.815

Next Post

Tercatat di BEI, Saham DUCK Terkerek 49,5 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR