TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Tercatat di BEI, Saham DUCK Terkerek 49,5 Persen

Busthomi
10 October 2018 | 10:52
rubrik: Capital Market
Tercatat di BEI, Saham DUCK Terkerek 49,5 Persen

Foto: liputan6.com

Jakarta, TopBusiness – PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK), pengelola jaringan restoran chinese food terbesar di Indonesia secara resmi telah mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Perseroan menawarkan sebesar 513.330.000 lembar saham dengan harga Rp 505 per saham melalui mekanisme Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO).

“Nilai tersebut, setara dengan 40% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO,” ujar Direktur DUCK, Dewi Tio di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Dalam sesi pencatatan, saham DUCK terlihat melonjak hingga 49,5 persen dengan diperdagangkan sebanyak 807 kali dengan volume 3.237.

Dewi menambahkan, dalam proses IPO mendapatkan respon yang positif dan antusiasme besar dari pelaku pasar. Hal ini tercermin dari over subscribe pooling yang mencapai lebih dari 80 kali.

“Hal ini terjadi terutama disebabkan oleh kinerja keuangan Perusahaan yang baik dan harga penawaran saham yang menarik yaitu valuasi PER (price earning ratio) 2018 sebesar 5,8x dengan asumsi menggunakan proyeksi net income 2018,” jelas dia.

DUCK adalah emiten ke-43 yang tercatat di BEI tahun 2018 atau menjadi emiten ke-606.

Lebih jauh dia menegaskan, perseroan mengadakan program Employee Stock Allocartion (ESA) dengan mengalokasikan 0,006% dari jumlah penerbitan saham yang ditawarkan atau sebanyak 30.000 saham.

Selain itu, DUCK juga menerbitkan opsi saham untuk program Management and Employee Stock Ownership Program (MESOP) sebanyak-banyaknya 10% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO atau sebanyak-banyaknya 128.333.000 lembar saham.

Dari proses IPO sendiri, perseroan mengantongi dana segar sebanyak Rp259 miliar lebih. Dan sesuai dengan prospektus, perseroan akan mengalokasikan sebesar 80 persen dana hasil IPO itu untuk ekspansi bisnis, membuka gerai baru dan merenovasi gerai yang ada.

BACA JUGA:   Menteri Chairul Tanjung Bantah Rumor Politik Mundurnya Karen

“Dan sisanya sebesar 20 persen akan kami jadikan untuk modal kerja,” jelas dia.

Penulis: Tomy

Tags: DUCKJaya Bersama Indo
Previous Post

Rupiah Dibuka Naik ke 15.213, Analis: Ada Potensi Melemah

Next Post

Polemik Cukai Rokok dalam Sorotan Media

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR