
Jakarta, businessnews.id — Bila menjadi presiden RI periode 2014-2019, Jokowi (Joko Widodo) merencanakan memerbesar transfer anggaran dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah. Kalau saat ini transfer tersebut di 30%, harus naik ke 50%. Hal ini dikatakan oleh fungsionaris PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan), Arif Budimanta, di Jakarta hari ini.
Arif, dalam diskusi publik di Gedung DPD RI, mengatakan bahwa rencana itu merupakan komitmen Jokowi untuk lebih memajukan daerah. Distibusi pembangunan harus digerakkan. “Khususnya untuk bagian timur Indonesia,” dia berkata.
Dia pun berkata, “Kami berkomitmen membangun Indonesia dari pinggiran desa. Dan itu antara lain ditempuh melalui komitmen di politik anggaran.”
Dengan penguatan tersebut, tidak ada lagi warga di perbatasan yang harus bertransaksi ke negara tetangga. “Semua itu harus ada dalam sebuah proses koordinasi. Jadi, fungsi koordinasi harus diperkuat.”
Jokowi, dia berkata lagi, punya komitmen dan pengalaman dalam membangun daerah, antara lain di Solo dan DKI Jakarta.
“Ditambah adanya Jusuf Kalla sebagai koordinator yang hebat, itu sudah menjadi modal sosial yang kuat.” (Achmad Adhito)
EDITOR: Achmad Adhito