Jakarta, TopBusiness – Setelah delapan tahun, WeWork mendapatkan sejumlah perusahaan besar sebagai salah satu segmen konsumen. Di Jakarta, salah satu konsumen office space WeWorks adalah Airbus Helicopters Indonesia dan Bizzy.
“Adapun di Asia Tenggara, 45 persen member kami adalah sejumlah perusahaan skala enterprise,” kata Direktur Pelaksana WeWork Asia Tenggara, T. Fuad, di Jakarta (26/11/2018), dalam konferensi pers peresmian lokasi WeWorks di Revenue Tower dan Sinarmas MSIG Tower.
Fuad mengatakan, minat perusahaan besar menggunakan jasa office space atau co-working space sangat menarik. Sebab, terbukti bahwa layanan tersebut bukan hanya diminati perusahaan rintisan (start up).
Di tingkat global pun, dia mengatakan, ada perusahaan global yang menggunakan jasa tersebut. Misalnya Microsoft di Atlanta, Deutsche Bank di New York, dan lain-lain.
Di Jakarta, WeWork bisa meng-customize ruangan yang disewa perusahaan tersebut sesuai kebutuhan mereka. “Di skala global, kami mendapati pengalaman adanya perusahaan besar yang perlu ruang kantor tambahan lalu menggunakan jasa WeWork,” kata Fuad.
Sementara, di sela konferensi pers tersebut, Chief Technology Officer Bizzy, Norman Sasono, mengatakan bahwa kini pihaknya menggunakan layanan WeWorks di Sinarmas MSIG Tower. “Kami menggunakan dua lantai di gedung tersebut untuk kantor bagi 400-an karyawan Bizzy,” kata Norman.
Norman pun berkata bahwa, sejak awal berdiri, Bizzy memang lebih suka menggunakan layanan office space. Sebab, lebih praktis dan efisien.
“Kalau memiliki ruang kantor sendiri, itu repot. Harus menyediakan mebel kantor, punya office manager, dan lain-lain. Nah, dengan layanan office space, kami bisa berkonsentrasi penuh ke bisnis kami, bukan?” Norman menjawab pertanyaan wartawan Majalah TopBusiness.
