TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Analis: Penguatan USD Akan Menekan Laju Rupiah

Busthomi
28 November 2018 | 10:29
rubrik: Capital Market
Volatilitas Rupiah Bikin Pemerintah Susah Patok Nilai Tukar di RAPBN 2019

ilustrasi: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) pada perdagangan hari ini diperkirakan bakal kembali mengalami pelemahan seiring penguatan mata uang AS itu.Mengutip Bloomberg pagi ini, rupiah dibuka di posisi 14.533 atau melemah 18 poin dari penutupan kemarin di level 14.515. Meskipun dalam satu jam pertama menguat ke level 14.533.

Menurut analis pasar uang dari Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI), Reza Priyambada, adanya pelemahan Rupiah ini membuat harapan akan berlanjutnya kenaikan di beberapa hari lalu menjadi terhalangi.

“Terlebih pergerakan USD sendiri kembali menunjukan peningkatannya sehingga cukup menekan pergerakan Rupiah ini,” ungkap dia di Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Meski pergerakan rupiah sendiri, kata dia, kali ini masih berada pada level di bawah Rp15.000-an. Terutama hingga kuartal III-2018. Namun begitu, bukan berarti telah aman dan dapat dimungkinkan kembali melemah.

“Diharapkan sentimen negatif dapat lebih berkurang sehingga laju Rupiah tetap bertahan positif,” tegas dia

Sebelumnya, pasca bergerakak positif, laju Rupiah kembali melemah. Bahkan kata dia, adanya pernyataan positif dari Gubernur BI yang disampaikan dalam pertemuan tahunan BI itu tidak cukup membantu penguatan Rupiah.

Apalagi mulai kembali meningkatnya laju USD. Hal inu seiring munculnya kekhawatiran perang dagang setelah Presiden Trump tidak akan melunak dengan Tiongkok terkait penentuan tarif barang impor. “Ini berimbas pada melemahnya Rupiah,” ucapnya.

Dengan kondisi itu, diperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran 14.515-14.500. “Tetap mencermati dan mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat Rupiah kembali melemah,” pungkas dia.

Penulis: Tomy
BACA JUGA:   Jelang Pengumuman BI, Rupiah Masih Digdaya
Tags: kurs rupiah
Previous Post

Perusahaan Besar Juga Minati Co-Working Space

Next Post

Targetkan Kredit 10-12%, Ini Tujuh Kebijakan BI di 2019

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR