TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Meski Melemah, Rupiah Diproyeksi Masih Bisa Terapresiasi

Busthomi
14 December 2018 | 10:29
rubrik: Ekonomi
Volatilitas Rupiah Bikin Pemerintah Susah Patok Nilai Tukar di RAPBN 2019

ilustrasi: istimewa

Jakarta, TopBusiness -Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) pada perdagangan hari ini diproyeksi bisa kembali ke zona hijau. Meski di sesi pagi dibuka melemah.Mengutip Bloomberg, rupiah dibuka di level 14.515 atau melemah 19 poin dari penutupan kemarin. Dan di satu jam pertama masih dlberkubang di zona merah ke 14.523, namun trennya mulai menguat.

Reza Priyambada, analis pasar uang dari Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) mengatakan mulai berkurangnya dorongan terhadap USD diharapkan turut menambah sentimen positif pada Rupiah.

“Sehingga dengan masih adanya sentimen positif terutama dari dalam negeri tersebut dapat mendukung kenaikan rupiah,” jelas Reza di Jakarta, Jumat (14/12/2018).

Apalagi sebelumnya, laju Rupiah mampu melanjutkan kenaikannya. Rupiah terbantu dengan terapresiasinya EUR terhadap USD setelah Bank Sentral Uni Eropa (ECB) tidak melakukan perubahan terhadap suku bunga acuannya dan mengumumkan akan mengakhiri kebijakan stimulus pembelian obligasi.

Di sisi lain, kata dia, rilis inflasi dan beberapa data ekonomi AS berada di bawah perkiraan konsensus. Sehingga mengurangi penilaian akan adanya kenaikan suku bunga The Fed.

“Para pelaku pasar memanfaatkan kondisi tersebut untuk meningkatkan permintaannya di mata uang selain USD,” kata Reza.

Dengan kondisi tersebut, rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran 14542-14528. Karena secara teknikal laju Rupiah kembali mencoba menyentuh area middle bollinger band dan sempat melampauinya.

“Sehingga memberikan peluang bagi Rupiah untuk dapat kembali bergerak menguat,” ujarnya.

Namun begitu, kata dia, tetap waspadai berbagai macam sentimen dan waspadai adanya sentimen yang dapat membuat laju Rupiah kembali melemah.

Penulis: Tomy
BACA JUGA:   Jelang RDG BI, Rupiah Dibuka Positif
Tags: dolar ASrupiah
Previous Post

Saham Telkom Transaksi Rp 250 Miliar Pagi Ini

Next Post

BEI Desak SOCI Lebih Transparan ke Publik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR