Jakarta, TopBusiness – Perdagangan awal 2019 dibuka oleh sejumlah menteri Kabinet Kerja. Semula perdagangan tersebut bakal dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), namun karena berhalangan diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution.
Selain Darmin, terlihat juga Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara yang ikut membuka perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini.
Di sesi awal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat menguat tipis, dari 6.194,5 menjadi 6.197,87 atau terapresiasi 3 poin.
Dalam sambutannya, Darmin menyebut selama 2018 lalu, perjalanan perekonomian nasional cukup kuat dari segala goncangan yang terjadi terutama dari global.
“Satu yang kita banggakan kita bisa lewati 2018 dengan baik. Ekonomi kita jelas menunjukkan daya tahan pada gejolak internasional, kemudian sama (kuatnya) seperti di pasar modal kita juga,” tutur Darmin di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (2/1/2019).
Dengan kondisi tersebut, kata dia, membuat pemerintah itu merasa optimis dalam menjalani tahun 2019 ini. Karena dasarnya sudah kuat di tahun 2018 lalu.
“Kita tak sekadar optimis saja, memang tidak elok juga. Tapi kita optimis yang ada dasarnya. Yaitu dasarnya itu kita lalui di 2018 lalu,” ungkap Darmin.
Tak lama dari pembukaan oleh jajaran menteri di Kabinet Kerja itu, IHSG kembali memerah. Di satu jam pertama ke posisi 6.187,24 atau anjlok sebanyak 7 poin.
Dia berharap, kinerja pasar modal tahun ini akan menorehkan pertumbuhan yang lebih baik lagi. Makanya, Darmin meminta ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan seluruh pemangku kepentingan di pasar modal untuk tetap bekerja keras.
“Harapan ini bisa dicapai dengan komitmen, kerja keras, dan dedikasi tinggi yang terlibat di pasar modal khususnya. Kita perlu mengambil langkah-langkah yang mendalam yang bisa memperbarui kinerja pasar modal kita,” tandas dia.
“Untuk itu, saya ucapkan salam sejahtera untuk kita semua, pertama kita bersyukur segera kita akan meresmikan pasar modal kita di 2019. Selamat tahun baru kepada semuanya, meskipun kita juga ada situasi berkabung di Banten dan Lampung,” jelas dia.
Penulis: Tomy
