Jakarta, TopBusiness – PT Mandiri Tunas Finance menerbitkan obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2019 dalam dua seri. Rencananya perseroan akan mencatatkan surat utang itu pada hari ini, Rabu (9/1/2019) di Bursa Efek Indonesia.
Dari obligasi ini perseroan mengincar dana segar mencapai Rp1 triliun yang akan dijamin dengan kesanggupan penuh (full commitmeny).
Berdasarkan keterangan keterbukaan informasi BEI, yang dikutip Rabu (9/1/2019), surat utang itu akan dibagi dalam Seri A senilai Rp800 miliar dengan jangka waktu jatuh tempo pada 8 Januari 2022 nanti.
“Kupon yang ditawarkan sebesar 9,40% per tahun dengan pembayaran setiap tiga bulan dan tanggal pembayaran bunga pertama pada 8 April 2019 nanti,” kata Kepala Divisi Penialaian Perusahaan BEI, Rian Ardhi Redhite.
Sementara untuk seri B sebesar Rp200 miliar dengan tanggal jatuh tempo 8 Januari 2024 nanti. Kupon yang ditawarkan ke pemegang surat utang itu sebesar 9,75% per tahun.
Ardhi menambahkan, dari obligasi ini perseroan dapat melakukan prmbrlian kembali (buyback) sebagai pelunasan atau disimpan kemudian dijual kembali dengan harga pasar.
“Tapi pembelian kembali baru dapat dilakukan satu tahun setelah tanggal penjatahan,” kata dia.
Perseroan juga hanya menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi yang didaftarkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan akan didistribusikan dalam bentuk elektronik yang diadministrasikan dalam penitipan kolektif di KSEI.
“Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengenai obligasi yang akan diterbitkan oleh perseroan adalah AA+,” ucap dia.
Penulis: Tomy
