TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Go Public, Saham BEEF Naik 47,06%

Achmad Adhito
10 January 2019 | 11:31
rubrik: Capital Market
Go Public, Saham BEEF Naik 47,06%

Ilustrasi Bursa Saham/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) sudah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia menjadi emiten kedua di tahun ini melalui skema penawaran perdana saham (IPO).

Perseroan tercatat melepas sebantak 376.862.500 lembar saham atau setara dengan 20 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh.

Dalam perdagangan debutnya, saham BEEF meroket sampai 47,06% dari harga perdana di posisi Rp340 per saham ke level Rp500 per saham. Dengan frekuensi sebanyak 152 kali dan volumenya 75.732 lot dengan nilai Rp3,82 miliar.

Direktur Utama BEEF, Yustinus Sadmoko mengaku bahagia perusahaannya telah resmi menjadi perusahaan terbuka. Namun langkah ini merupakan langkah awal.

“Momen ini merupakan awal perjalanan BEEF untuk melangkah sebagai perusahaan publik yang accountable, transparan, dan bertanggung jawab kepada seluruh investor, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan terkait,” tandas dia di Jakarta, hari ini.

Dari dana IPO tersebut, kata dia, perseroan akan menggunakan untuk pengembangan usaha BEEF. Dengan alokasinya, sebesar 45 persen untuk pembelian sapi hidup lokal maupun impor.

“Lalu sekitar 25 persen untuk pembelian barang dagangan yang sebagian besar berasal dari impor maupun lokal dari Bulog atau distributor lainnya, serta pembelian barang-barang berupa produk lainnya,” jelas dia.

Sisanya lagi yang 30 persen, lanjutnya, bakal diperuntukkan sebagai investasi perluasan kandang, investasi bangunan fasilitas produk baru di Subang, Jawa Barat, dan investasi bangunan untuk penambahan kapasitas produk di Salatiga, Jawa Tengah.

“Diharapkan dengan aksi korporasi ini, BEEF bakal mendapatkan dana segar yang akan kami alokasikan sebanyak 70 persen untuk modal kerja,” tandas dia.

Dari perhitungan jumlah saham yang dilepas tersebut, maka perseroan diperkirakan bakal mengantongi dana segar minimal Rp129 miliar.

BACA JUGA:   REI DKI Ajak Pengembang Cari Dana di Pasar Modal

“Dengan dana ini kami ingin meningkatkan kapasitas produksi perseroan dalam memperluas jaringan usaha guna memenuhi permintaan pasar. Kami optimis IPO ini dapat meningkatkan profit kami dengan cukup signifikan,” imbuh Direktur Independen BEEF, Frederik Wattimena.

Sekadar informasi, Estika Tata Tiara merupakan pelopor usaha sapi kodel terintegrasi dari hulu ke hilir. Saat ini segmen usaha perseroan tak hanya terbatas pada pengolahan dan perdagangan sapi dan daging sapi. Tetapi juga meliputi pengolahan ayam, ikan, dan frozen dough. Merek dagang utama perseroan adalah KIBIF, yang menjadi pionir merek daging kemasan di Indonesia.

Saat ini, perseroan memiliki tiga pabrik pengolahan di wilayah Cikarang dan Subang (Jabar), dan Salatiga, dengan total kapasitas produksi mencapai 1.500 ton per bulan.

Penulis: Tomy

Tags: iposaham beef
Previous Post

Sentimen Kondusif, Rupiah Melambung

Next Post

Sahid Jaya Bangun Hotel di Beberapa Negara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR