Jakarta TopBusiness – Bank Indonesia (BI) beranggapan, kurs rupiah terhadap dolar Amerika sekarang sedang dalam tren menguat. Gubernur BI Perry Warjiyo, di Jakarta, Kamis (17/1/2019), menyebutkan bahwa apresiasi rupiah bertujuan untuk mendukung stabilitas harga.
“Tren penguatan rupiah berlanjut pada Januari 2019. Penguatan rupiah, antara lain, dipengaruhi aliran masuk modal asing akibat perekonomian domestik yang kondusif dan imbal hasil domestik yang tetap menarik, serta ketidakpastian pasar keuangan global yang sedikit mereda,” kata Perry di Jakarta, Kamis (17/01/2019).
Pada Desember 2018 secara rerata, kurs rupiah menguat sebesar 1,16%, meskipun secara point to point sedikit melemah sebesar 0,54%.
Berdasarkan kurs tengah BI, kurs rupiah terhadap dolar Amerika hari ini terpantau melemah jadi Rp 14.158 per dolar Amerika dari sebelumnya Rp 14.154.
Penulis : Agus H
