Jakarta TopBusiness – Harga minyak mentah dunia tertekan di akhir perdagangan Kamis (24/01/2019), menyusul penurunan permintaan bahan bakar fosil di saat proyeksi perlambatan ekonomi global.
Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret turun 39 sen menjadi USD 52,57 per barel di New York Mercantile Exchange, dan Brent untuk pengiriman Maret turun 36 sen menjadi USD 61,14 per barel di London ICE Futures Exchange.
Laporan Badan Informasi Energi Amerika (EIA) terbaru yang mengindikasikan perlambatan pertumbuhan produksi minyak serpih AS di tahun-tahun mendatang.
Prospek pasokan yang lebih rendah sebab kekhawatiran yang semakin mendalam atas melemahnya permintaan bahan bakar, yang disebabkan oleh tanda-tanda jelas perlambatan ekonomi global.
IMF memproyeksikan pertumbuhan global 2019 sebesar 3,5% dan 2020 (3,6%).
Penulis : Agus H
