Jakarta, TopBusiness – Lini bisnis tepung dari PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), Bogasari berencana akan membangun dua pabrik baru di Cibitung, Jawa Barat untuk menggenjot kapasitas bisnisnya.
Untuk itu, pabrik yang akan digarap di tahun ini juga bakal menghabiskan anggaran sebanyak Rp530 miliar. Kebijakan ini disebut Sekretaris Perusahaan INDF, Victor Suhendra sesuai rencana ekspansi perseroan.
“Jadi kelompok usaha strategis Bogasari menganggarkan sekitar Rp530 miliar untuk membangun dua lini mesin penggilingan gandum masing-masing sebesar 750 MT per hari di pabrik tepung terigu di Cibitung,” ungkap dia dalam keterbukaan informasi, Kamis (24/1/2019).
Kendati bakal menggelontorkan uang banyak, kata dia, ekspansi kapasitas ini merupakan bagian dari kegiatan usaha normal dalam rangka menunjang kegiatan usaha perseroan. “Ditargetkan selesainya pada tahun 2020 nanti,” imbuh dia.
Sebagai informasi, hingga saat ini Bogasari tercatat memiliki dua pabrik. Yang terbesar ada di Jakarta dengan kapasitas penggilingan gandum 10.450 ton per hari. Pabrik tersebut berdiri di atas lahan seluas 30 hektare (ha) dan dilengkapi dengan 140 silo penyimpanan.
Sementara, pabrik lainnya di Surabaya, kapasitas produksinya sebesar 6.000 ton per hari. Luas lahannya sebesar 13 ha dengan 84 silo penyimpanan. Sehingga, total kapasitas produksinya saat ini sebesar 16.450 ton per hari.
Sedang untuk dua pabrik baru yang bakal dibangun tersebut memiliki kapasitas sekitar 150.000 ton per tahun. Dengan adanya tambahan kapasitas dari pabrik baru di Cibitung tersebut, maka kapasitas produksi Bogasari bertambah menjadi lebih dari 18.000 ton per hari.
Saat ini kapasitas produksi penggilingan gandum dari pabrik yang berada di Jakarta dan Surabaya sebesar 800 ton per hari. Dan di 2019 ini, Bogasari menargetkan produksi penggilingan gandum naik 1.200 ton per hari.
Penulis: Tomy
