TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Penguatan Rupiah Masih Terefek Perang Dagang

Busthomi
26 February 2019 | 09:49
rubrik: Business Info
Sentimen Positif AS Bakal Picu Rupiah di Zona Merah

foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (USD) pada perdaganagn hari ini masih akan berpotensi di teritori positif. Hal ini karena masih adanya sentiment bagus dari masalah perang dagang AS-China.

Mengutip Bloomberg, rupiah dibuka di posisi Rp13.975 atau terapresiasi 41 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp14.017. Mata uang NKRI itu terus terlihat masih di zona hijau dalam satu jam pertama di tangga Rp13.997.

Menurut analis pasar uang dari Monex Investindo, Faisyal laju mata uang Garuda itu pada hari ini masih akan terpengaruh negosiasi perang dagang antara AS dan China. Hal ini terkait cuitan Presiden AS Donald Trump yang akan memperpanjang tenggat waktu untuk menaikkan bea masuk bagi produk-produk asal negeri Tirai Bambu itu.

Pernyataan Trump itu menguatkan statement sebelumnya, yakni pada 22 Februari 2019, Trump telah bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China, Liu Hie dan akan melanjutkan pertemuan dengan Presiden China XI Jinping pada akhir Maret di Florida itu.

Dari pembicaraan tersebut ada kesepakatan China akan membeli barang-barang dari AS senilai US$ 1,2 triliun. “Dan kesepakatan tersebut memberikan sentimen positif terhadap pasar global serta mengurangi ketidakpastian pertumbuhan ekonomi global. Sehingga positif ke rupiah,” terang dia di Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Sementara dari dalam negeri, masih ada sentimen positif dari pernyataan Bank Indonesia yang mencatat aliran dana masuk (inflow) ke Indonesia mencapai Rp45,9 triliun sepanjang 2019. Kondisi tersebut meningkatkan optimisme pelaku pasar bahwa investasi di Indonesia masih diminati.

Untuk itu, dia meramal pergerakan nilai tukar rupiah di hari ini akan berada di kisaran Rp14.000 hingga Rp14.100. “Pergerakannya akan ada di situ,” kata dia.

BACA JUGA:   Sentimen The Fed Bikin Rupiah Kembali Berotot

Sepanjang kemarin, rupiah menghijau sebesar 40 poin atau 0,28 persen menjadi Rp14.017 per USD dari posisi terakhir pekan lalu di tangga Rp14.057 per USD. Laju harian rupiah tercatat di angka Rp13.995-14.022 per USD dengan level pembukaan di Rp13.995.

Penulis: Tomy

Tags: rupiah
Previous Post

IHSG di Zona Hijau

Next Post

BEI Suspensi Tiga Emiten Terkait Public Expose

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR