
Jakarta — PT Pertamina dan sebuah perusahaan Belanda sepakat untuk mengakuisisi pemilikan 75% saham anak usaha HESS di Blok Pangkah, timur Laut Jawa. Di situ, Pertamina menggunakan PT Pertamina Hulu Energy yang merupakan anak perusahaannya. Sedangkan perusahaan Belanda tersebut adalah PTTEP Netherlands Holding Coopertie U.A—merupakan anak perusahaan PTTEP.
Vice President Corporate Communications Pertamina Ali Mundakir menjelaskan bahwa, dua perusahaan itu, juga mengakuisisi pemilikan 23% pemilikan HESS di Blok Natuna Sea A, Kalimantan. “Nilai akuisisi dua pemilikan saham itu USD 1,3 miliar. Sedangkan persentase pemilikan Pertamina Hulu dan PTTEP Netherlands 50 : 50,” kata Ali dalam keterangan resmi yang dipublikasikan hari ini.
Ucap dia, waktu penyelesaian untuk transaksi ini akan dilaksanakan sesuai dengan beberapa syarat yang ditetapkan dalam SPA.
Akuisisi Blok Pangkah dan Blok Natuna Sea A sejalan dengan strategi pertumbuhan Pertamina untuk mengakuisisi lebih banyak aset berproduksi yang dapat memberikan tambahan produksi dan cadangan, Ali mengatakan.
Lebih dari itu, akuisisi itu juga akan terus memerkuat posisi Pertamina sebagai tulang punggung ketahanan energi nasional Indonesia.
Pertamina menargetkan untuk menjadi pemain hulu migas yang dominan di domestik pada 2015 dan memerluas ekspansi internasional. “Pada tahun 2025, produksi Pertamina diproyeksikan mencapai 2,2 juta barel setara minyak per hari yang akan berasal dari operasi domestik dan luar negeri dalam proporsi yang seimbang,” kata dia pula. (DHIT)