Jakarta, TopBusiness – Direktur PDAM Nunukan (Kalimantan Utara), Masdi, mengatakan di Jakarta hari ini bahwa pihaknya punya strategi menaikkan jumlah pelanggan. Dan satu dari situ adalah dengan membidik masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebagai pelanggan baru.
“MBR dapat biaya ringan dalam pemasangan dalam hal ini. Cukup di kisaran Rp 500.000,” kata Masdi saat diwawancara Dewan Juri Top BUMD 2019.
Adapun biaya pemasangan yang wajar sejatinya mencapai Rp 1,5 juta.
Untuk mendapatkan tambahan pelanggan, pihaknya terus menambah infrastruktur. Antara lain dengan menambah pompa baru. Investasi untuk ini mencapai Rp 900-an juta.
“Soal perlunya daya listrik tambahan juga sudah kami pikirkan,” kata dia.
Untuk hal seperti itu, PDAM Nunukan pada tahun 2018 menyediakan dana belanja modal cukup signifikan, antara lain untuk pompa seharga Rp 900-an juta itu.
Lebih lanjut, Mahdi mengatakan bahwa pihaknya per akhir tahun 2018, punya 12.483 pelanggan. Sejumlah strategi menaikkan tingkat layanan pun terus berlangsung.
Yakni dengan memerbanyak kanal pembayaran, adanya sarana komunikasi melalui media sosial/internet, dan lain-lain.
Penulis: Dhi