
Jakarta, businessnews.id — Perusahaan otobus PT Eka Sari Lorena Transport, Tbk. (kode emiten LRNA) akan menaikan tarif armada mudik lebaran hingga 35 persen dari tarif normal. Walau demikian, angka penjualan tiket angkutan lebaran tahun ini diperkirakan naik 25 persen ketimbang tahun 2013.
Menurut Senior Advisor Eka Sari Lorena Transport, Dwi Rianta Sorbakti, di Jakarta (30/6/2014), rencana kenaikan itu merupakan hak sepenuhnya perseroan. Sebab, armada Lorena bukanlah kelas ekonomi.
“Kami ini adalah AKAP (antar-kota antar-propinsi) non-ekonomi, dengan demikian kenaikan tarif kami itu tidak diatur secara langsung oleh pemerintah yang hanya mengatur tarif angkutan lebaran kepada AKAP ekonomi,” dia berkata.
Ia beralasan, kenaikan itu disebabkan oleh lebih lamanya perjalanan di saat musim mudik lebaran karena kemacetan. Sementara, angkutan lebaran hanya terisi penuh pada satu sisi.
Misalnya, Jakarta-Solo penuh, sementara sebaliknya tidak.
“Sehingga, kami akan memulihkan biaya operasi atau biaya perjalanan dengan menaikkan harga tiket,” dia menambahkan.
Namun demikian, angkutan mudik Lebaran tahun 2014 ini akan meningkat ketimbang tahun lalu, keyakinan itu dengan adanya tambahan 55 armada bus AKAP baru. Sehingga meningkatkan penjualan dibanding lebaran tahun lalu.
“Penjualan akan meningkat 25 persen dari tahun lalu, dan akan meningkatkan margin 15-25 persen,” terang dia. (Abdul Aziz)
Editor: Achmad Adhito