Jakarta, TopBusiness – Bank Lampung untuk pertama kalinya terpilih dan maju di ajang penjurian “Top BUMD 2019. Direktur Utama Bank Lampung, Eria Desomsoni dalam kesempatan itu menyampaikan berbagai capaian penting terkait terobosan inovasi layanan dan juga kinerja usaha.
Menurutnya, sejak ia dipercaya menjadi Direktur Utama Bank Lampung melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada (28/12/2017), salah satu tekadnya ingin menjadikan bank daerah ini sebagai institusi yang punya andil besar dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Hal ini sejalan dengan tujuan didirikan bank daerah, yakni membantu dan mendorong pertumbuhan perekonomian dan pembangunan daerah di segala bidang.
Di samping itu, sebagai badan usaha, juga diupayakan agar bisa menjadi salah satu sumber pendapatan daerah dalam rangka meningkatkan pembangunan dan perekonomian masyarakat daerah. Upaya ini juga dibarengi dengan membangun sinergi dengan mitra strategis serta peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia.
“Sebagai bank daerah, kita harus bisa pegang peran besar di tingkat daerah. Potensinya ada dan ini yang terus kami gali untuk terus dikembangkan. Di awal ada tiga hal yang jadi focus kami, penguatan kelembagaan, serta berupaya meningkatkan kontribusi bagi peningkatan ekonomi daerah, misalnya melalui pembiayaan pelaku usaha mikro, petani dan lainnya,” ungkap Direktur Utama Bank Lampung, Eria Desomsoni saat sesi penjurian, di Gedung WTC, Jakarta.
Berbagai capaian dan terobosan inovasi terkait pelayanan, misalnya layanan Kartu Petani Berjaya untuk skema billing system, di antaranya untuk penyaluran pupuk bersubsidi di Lampung Tengah yang terus mendapat sambutan positif dari petani. Layanan pembayaran pajak kendaraan online melalui sistem samsat digital (E-Samsat), co branding produk e-money dengan Bank BRI, layanan kartu petani dan lainnya.
Semua dilakukan untuk meningkatkan peforma manajemen dan kemudahan layanan bagi nasabah. Misalnya melalui E-Samsat, memudahkan masyarakat melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor dengan cara pembayaran menggunakan Kartu ATM Bank Lampung di seluruh jaringan Mesin ATM Bank Lampung.
Berbagai inovasi yang dilakukan selama ini juga berdampak pada peningkatan kinerja usaha. Tahun 2018 Bank Lampung mampu mencapai kinerja yang positif dari kepengurusan sebelumnya. Hal ini terlihat dari seluruh indikator strategis yang telah mencapai target.
Antara lain asset mengalami peningkatan sebesar 23,77% dibandingkan dengan tahun 2017, selanjutnya penyaluran kredit mengalami pertumbuhan11,79% atau tumbuh sebesar Rp480miliar, Dana Pihak Ketiga tercatat mengalami peningkatan sebesar 9,51% atau meningkat sebesar Rp.402 miliar dari posisi tahun 2017 serta perolehan laba tahun berjalan sebesar Rp138 miliar melampaui target 2018.
Penulis: A Chury
