Jakarta, TopBusiness – PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) mengumumkan penandatanganan kontrak baru senilai US$ 39,4 juta untuk pengapalan bijih nikel dan batubara selama lima tahun ke depan.
Menurut Sekretaris Perusahaan PSSI, Imelda Agustina Kiagoes, penandatanganan kontrak kerja sama itu untuk memasok kebutuhan pabrik peleburan nikel utama di Indonesia, PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI).
“Nantinya, PSSI akan melakukan pengangkutan bijih nikel dari pulau Halmahera ke pulau Sulawesi, dan pengangkutan batubara dari pulau Kalimantan ke Sulawesi,” terang dia, di Jakarta, Senin (11/3/2019).
Dengan kerja sama ini, perseroan akan memanfaatkan dua kapal kelas supramax baru yang belum lama dibeli di Januari 2019 dan Februari 2019 lalu.
“Kapal pertama MV Daidan Pertiwi, nilai transaksinya kurang dari US$ 11 juta dan kapal kedu MV Daidan Mustikawati dengan nilai transaksi kurang dari US$ 10 juta,” katanya.
Penambahan dua kapal kelas supramax ini, ungkap Imelda, untuk meningkatkan kapasitas kargo per Dead Weight Ton (DWT) untuk kapal induk (MV) perseroan.
“Dari sekitar 31 ribu DWT di kuartal I-2018 menjadi sekitar 174,6 ribu DWT di kuartal I-2019 atau naik lebih dari lima kali lipat dalam empat kuartal terakhir ini,” jelas dia.
Pencapaian ini adalah kontrak time charter terbesar yang berhasil diraih PSSI dalam lima tahun terakhir, yang menunjukkan usaha perseroan untuk mengembangkan basis pelanggan dari batubara ke sektor lainnya. Termasuk mineral.
“Dengan demikian mendukung bagian mata rantai logistik dari langkah Indonesia untuk menciptakan nilai tambah dari industri hilir tambang,” tutupnya.
Penulis: Tomy
