Jakarta, TopBusiness – Tumbuh kembangnya bank-bank syariah dan konvensional menjadi tantangan tersendiri. Apalagi dengan persaingan produk yang ditawarkan dapat menjadi hambatan apabila tidak dibarengi dengan strategi yang ampuh. Olehkarena itu, terjun kelapangan menjadi solusi jitu untuk menarik nasabah.
Demikian pernyataan Renny Wulandari selaku Direktur Utama PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Surya Artha Utama Surabaya.
“Setelah kita menggunakan strategi ‘jemput bola’, terjun kelapangan, ke pasar, ke desa-desa dan mengadakan pelatihan bagi masyarakat, nasabah mulai bertambah,” ungkapnya di Jakarta, Jumat (8/3/2019).
Sejak dirinya bergabung pada 2017, lanjut Renny, pihaknya terus berupaya semakasimal mungkin meningkatkan nasabah, sekaligus memberikan solusi bagi masarakat pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan perekonomian keluarga. “kita datangi pelaku UMKM. Alhamdulillah laba juga meningkat,” katanya.
Untuk diketahui, laba yang dihasilkan per Desember 2016 sebesar 1,099,623,900, Desember 2017 sebesar 1,523,650,047 dan Desember 2018 sebesar 1, 982, 145, 587.
Selain itu, BPR SAU Surabaya memiliki beberapa produk diantaranya, Tabungan Perisai, yakni tabungan yang dapat dimiliki oleh perorangan atau badan usaha dan Tabungan Perisai Junior, yakni tabungan khusus untuk pelajar guna meningkatkan budaya menabung.
Penulis: Abdullah Suntani
