Jakarta TopBusiness – Perusahaan Daerah Air Minum Tirtha Amerta Jati Jembrana memiliki teknik khusus dalam mengikat para karyawan guna meningkatkan kinerja operasional perusahaan.
Berbicara di Jakarta, Rabu, Direktur PDAM Tirtha Amerta Jati Jembrana IB Kerta Negara mengatakan bahwa pihaknya lebih mengedepankan mainset dalam penataan kinerja para karyawannya. “Kita ingin mengubah mainset karena perusahaan bersifat kolektif kolegial,” katanya.
Sistem kolektif-kolegial merupakan standar dalam mengimplementasikan RKAP untuk mencari dan mengelola keuangan.
Selain, perusahaan berpedoman pada falsafah Ayah dan Anak dalam pola pembinaan. “Kami berasal dari bawah, sehingga kami menerapkan pola pembinaan seperti Ayah dan Anak,” ungkapnya.
Selanjutnya, diharapkan pula muncul nuansa-nuansa lain yakni dengan menumbuhkembangkan rasa memiliki terhadap perusahaan.
Diakuinya, sejak menjabat sebagai direktur tak pernah merumahkan karyawan. “Belum,” tuturnya.
Kendati demikian, perusahaan menerapkan sanksi dan penghargaan agar dapat merubah kinerja seluruh karyawan lebih baik lagi. Sebab, merubah mainset.
Kemudian, melakukan pelatihan diklat sebanyak 38 orang di 2018 dari total karyawan sebanyak 167. Ini dimaksudkan untuk lebih memperkenalkan teknologi agar dapat menyusun SOP.”Kita melakukan diklat melalui kerja sama agar dapat berbiaya murah,” pungkasnya.
Penulis : Agus H
