Jakarta, Top Business – Mengikuti ajang penjurian TOP BUMD 2019, PT Penjaminan Kredit Daerah Sumatera Selatan (Jamkrida Sumsel) yang dipunggawai oleh Ir. Dian Askin Hatta (Direktur Utama PT Jamkrida Sumsel) menjelaskan sederet capaian dan presatasi di depan para dewan juri di Jakarta, Senin (11/03/19).
Dalam pemaparannya, meski diawal berdirinya Jamkrida Sumsel serba kekurangan namun tidak menyurutkan tekad untuk ikut serta membangun perekonomian daerah. Mulai beroperasi pada tahun 2014, Jamkrida Sumsel kian menunjukan prestasi yang memuaskan.
“Saya megang Jamkrida Sumsel sejak beridiri tahun 2012, dari nol, tidak ada pegawai, tidak ada duit, tidak ada mobil, tidak ada perlengkapan apapun dan tidak ada SOP saya dilantik. Jadi kami beda dengan yang lain, kalau yang lain uang sudah sedia, kami uangnya belum ada tapi sudah dilantik,” jelas Dian Askin mengawali presentasinya.
Lebih lanjut Askin menjelaskan, baru pada tahun 2013 dan 2014 Jamkrida Sumsel mendapatkan dana untuk menjalankan usahanya. Dengan visi menjadi perusahaan penjaminan kredit yang sehat, peduli dan unggul sebagai mitra kerja UMKMK, kini Jamkrida Sumsel telah melakukan penjaminan sebanyak 6.506 nasabah atau naik dari 6.216 nasabah pada tahun 2017.
“Nilai penjaminan pun naik, tahun 2017 sebesar Rp 843 M naik menjadi Rp 971 M ditahun 2018. Laba kita juga naik, dari Rp 3,6 M di 2017 menjadi Rp 3,7 M di 2018,” pungkas Askin.
Tak hanya itu, prestasi lain Jamkrida Sumsel adalah dipercaya sebagai penjamin untuk menerbitkan jaminan pelaksanaan, jaminan uang muka, dan jaminan pemeliharaan untuk berbagai proyek strategis, seperti: Penerbitan jaminan pemeliharaan untuk pembangunan jembatan Musi VI, Penerapan penjaminan Kredit Usaha Rakyat secara online untuk mempermudah pelayanan kepada mitra bank dan masih banyak lagi lainnya.
Penulis: Mi’roji
