TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

RUPS Pertama, Phapros Langsung Sebar Dividen

Nurdian Akhmad
14 March 2019 | 16:20
rubrik: Capital Market
RUPS Pertama, Phapros Langsung Sebar Dividen

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Phapros Tbk (PEHA) dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pertamanya sebagai perusahaan terbuka langsung memutuskan untuk membagi dividen kepada pemegang sahamnya.

Menurut Direktur Utama PEHA, Barokah Sri Utami pada RUPS Tahun Buku 2018 yang digelar hari ini, perseroan memutuskan untuk membagikan dividen.

“Pembagian dividen itu setara dengan Rp 92,6 miliar atas 840 juta lembar saham,” ungkap dia di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Dengan keputusan RUPS itu, kata dia, dividen per lembar sahamnya sebesar Rp 110.26 (sebelum pajak).

“Dan dividen yang dibagikan tahun ini meningkat 5% dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas dia.

Secara kinerja, dia menambahkan, terkait dengan keputusan tersebut, laba PEHA naik 6,41 persen dari Rp 125,27 miliar pada 2017 menjadi Rp 133,29 miliar pada 2018.

Penjualan bersih atau net sales juga terjadi peningkatan dalam kurun 5 tahun berturut-turut. Pada 2014 tercatat Rp 578,14 miliar, 2015 Rp 691,25 miliar, 2016 Rp 816,13 miliar, 2017 Rp 1,02,13 triliun, dan pada 2018 Rp 1,022,97 triliun.

“Kontributor terbesar penjualan PEHA pada tahun 2018 berasal dari segmen obat generik di mana kontribusinya mencapai lebih dari 50% dari total penjualan,” tambah dia.

Pada laba tahun berjalan atau current year profit juga terjadi peningkatan. Pada 2014 sebanyak Rp 44,99 miliar, 2015 Rp 63,01 miliar, 2016 Rp 87 miliar, 2017 Rp125,27 miliar, dan pada 2018 Rp 133,29 miliar.

Selain itu, dia menegaskan, dari sisi aset PEHA terus meningkat selama tiga tahun terakhir. Pada 2016 Rp 883,29 miliar, 2017 Rp1,17 triliun dan pada 2018 Rp1,87 triliun. Pertumbuhan nilai asset pada 2018 tercatat sebesar 58,91 persen atau setara Rp 692,72 miliar.

BACA JUGA:   RUPST WEGE Sepakat Tebar Dividen Tunai Rp23,16 Miliar

“Pertambahan asset PT Phapros di 2018 terjadi karena adanya aksi korporasi berupa akuisisi PT Lucas Djaja dan anak usahanya di Bandung,” ujar Sri Utami.

PEHA sendiri yang saat ini memproduksi lebih dari 200 jenis obat yang terdiri atas obat jual bebas atau OTC dan Obat resep baik Generik ataupun bermerek, telah berhasil menaikan aset perusahaan.

Penulis: Tomy

Tags: dividenPhapros
Previous Post

Dirut Perumda Tirta Tohlangkir: Tingkatkan Laba dengan Kerja Smart dan Efisien

Next Post

IHSG Kembali ke Level 6.400

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR