Jakarta, TopBusiness – Direktur PDAM Wai Tipalayo, Kabupaten Polewali Mandar (Sulawesi Barat), Fadhly Anwar, mengatakan di Jakarta hari ini bahwa pihaknya terus mendapatkan perbaikan kinerja bisnis dan layanan. Misalnya, pada tahun 2018, pihaknya mendapatkan predikat WTP (wajar tanpa pengecualian).
“Kinerja, dinilai ‘baik’.” sedangkan tingkat kesehatan di taraf ‘sehat’,” kata dia dalam.presentasi ke Dewan Juri Top BUMD 2019.
Dia pun menjelaskan bahwa, per tahun 2018, pihaknya punya pelanggan sebanyak 19.567 SR.
“Kami pun sudah menerapkan GCG (good corporate governance) dengan bimbingan dan evaluasi dari BPKP,” kata Fadhly.
Kondisi di tersebut berbeda dengan dahulu. Dijelaskannya, pada tahun 2013, PDAM tersebut masih mencatatkan kerugian sebesar Rp 3,5 miliar. Rangkaian pembenahan terus berlangsung sinambung dan intensif. Itu mencakup pengakuratan pencatatan meteran pelanggan, peningkatan kompetensi karyawan, dan lain-lain.
Hasil dari semua itu, di tahun 2013, laba sudah didapat. “Masih kecil yakni Rp 13 juta. Untuk 2016, laba kami sudah di Rp 696 juta,” papar dia.
PDAM tersebut punya target pada tahun 2021. Yakni, punya pelanggan sebanyak 22.2500 SR, mendapat penilaian ‘sehat’, memberikan setoran kepada kas pemerintah daerah, dan lain-lain.
“Kami PDAM berukuran kecil dengan semangat besar. Hal itu mendorong kami untuk terus berbuat demi perbaikan,” ucap dia.
Penulis: Adhito
