Jakarta, TopBusiness – Emiten di sektor pertambangan, PT Indo Tambangraya Megah Tbk atau ITMG menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (25/3/2019) ini. Hasil RUPST sendiri memutuskan untuk membagi dividen dalam jumlah besar. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi pemegang saham perseroan.
Hasil RUPST sendiri menyepakati besaran rasio dividen atau dividend payout ratio sebesar 99,8% dari laba bersih tahun 2018 yang tercatat sebesar US$ 261,95 juta atau nyaris 100 persen.
Menurut Direktur ITMG, Mulianto, perseroan telah membagikan dividen interm 2018 sebesar US$ 102,5 juta atau Rp 1.420 per lembar saham.
“Dividen interim itu telah dibagikan pada tanggal 16 November 2018 lalu. Sedangkan sisanya adalah sebesar US$ 159 juta atau Rp2.045 per lembar. Tapi sisa dari laba bersih tersebut akan digunakan sebagai laba ditahan,” tutur dia, di Jakarta, Senin (25/3/2019).
ITMG sendiri sepanjang tahun lalu mendapat berkah dari harga batubara yang melonjak tinggi. Makanya kenaikan laba bersih 2018 tersebut dipicu rata-rata harga jual batubara yang naik sebesar US$ 81 per ton.
“Atau sama saja dengan mengalami kenaikan 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut akibat harga yang naik dan juga permintaan global melonjak,” terang Mulianto.
Dengan keputusan RUPS tersebut, maka pemegang saham ITMG pada tanggal 5 April 2019 nanti berhak atas dividen sisanya tersebut dan akan dibayarkan perseroan pada 23 April 2019. Dengan demikian, pemegang saham perseroan mendapatkan dividen Rp3.465 per saham.
Kondisi yang positif di 2108 lalu itu, kata Mulianto, bakal berlanjut di tahun ini. Untuk itu, perseroan menargetkan volume produksi di 2019 sebanyak 23,6 juta ton dengan volume penjualan sebanyak 26,5 juta ton. Sedang pada 2018 lalu, volume penjualan ITMG tercatat sebesar 23,5 juta ton.
Penulis: Tomy
