TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

APII: Infrastruktur Pasar Modal Siap Tampung Banyak Investor

Busthomi
26 March 2019 | 13:14
rubrik: Capital Market
Hari Ini, Transaksi Saham Bernilai Rp 6,7 Triliun

Bursa Efek Indonesia (Dhi/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Asosiasi Penasihat Investasi Indonesia (APII) akan terus membantu pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menggenjot kinerja pasar modal, terutama dari sisi jumlah investor.Apalagi, kata dia, saat ini pasar modal Indonesia sudah siap secara infrastruktur dan regulasi untuk menerima lebih banyak investor baru masuk.

“Tahun 2018 lalu ditutup dengan jumlah pertumbuhan investor pasar modal naik 44 persen sebesar 1,6 juta. Mestinya tahun ini bisa lebih banyak lagi,” tegas Ketua APII, Ari Adil, saat acara pendirian APII, di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (26/3/2019).

Dengan kondisi tersebut, lanjut dia, sebagai bukti bahwa pasar modal Indonesia masih memiliki peluang sekaligus tantangan.

“Saat ini masih terbuka peluang industri pasar modal untuk melebarkan sayap, sekaligus juga tantangan bagi APII untuk mengedukasi para investor tentang seluk beluk dunia investasi dan pasar modal,” terang dia.

Saat ini, lanjut dia, jumlah pelaku industri di Indonesia sangat sedikit dan masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Untuk itu, peran APII untuk terus memperkenalkan layanan di pasar modal ke para investor secara lebih luas.

“Investor di Indonesia sudah ada dan marketnya sebetulnya sudah siap. Yang belum ada keberania mereka untuk berinvestasi di zona yang lrbih besar. Keberanian ini harus disertai strategi dan ilmu. Makanya peran APII jadi untuk mrnggenjot litersi keuangan bagi para investor,” terang dia.

Nantinya, disebut Ari, APII hadir untuk menjadi solusi atas persoalan yang muncul di industri pasar modal, seperti kesalahan penempatan aset ke sektor-sektor yang risiko investasinya kurang sesuai dengan profil risiko investor.

Penguatan infrastruktur pasar modal tidak lepas dari peran aktif PT Kustodian Sentra Efek Indonesia (KSEI). Direktur Utama KSEI, Friderica Widyasari Dewi menambahkan, pihaknya sangat terbuka dengan segala bentuk inisiatif positif dari penyedia jasa.

BACA JUGA:   Bunga 5%, Dana Pemerintah di KPR FLPP Sebaiknya Naik

“Apalagi mereka fokus untuk mendorong pertumbuhan investor serta mampu mengadministrasikan kekayaan atau aset investor dalam bentuk produk pasar modal secara terbuka, aman dan terstandar,” kata dia.

Regulasi mengenai prmbentukan badan usaha penasihat investasi di Indonesia sudah diresmikan sejak 1996 melalui keputusan Bapepam-LK dengan nomor Kep-26/PM/1996 tentang Perizinan Prnasihat Investasi.

Namun hingga kini, jumlsh pelaku usaha penasihat investasi masih sangat terbatasm Per bulan Maret 2019, Indonesia memiliki 14 perusahaan penasihat investasi.

Penulis: Tomy
Tags: beipasar modal
Previous Post

Sentul City Bantah Rampas Tanah Warga

Next Post

Jaringan Gas Kota Dinikmati Warga Samarinda

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR