Jakarta, TopBusiness—PT MRT Jakarta menyampaikan laporan penyelenggaraan operasional dari transportasi massal Moda Raya Transit (MRT) yang selama sepekan ini masih digratiskan.
Ternyata antusiasme penumpang cukup tinggi. Sejak 24 Maret 2019 lalu diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, tercatat sudah ada lebih dari 300 ribuan penumpang yang sudah menjajal MRT.
“Dari jumlah penumpang yang sudah mencoba MRT dalam sepekan ini sudah 332.184 penumpang. Dengan jumlah seperti itu kami sudah tahu pola kepadatan penumpang,” jelas Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, Jumat (29/3/2019).
Dari jumlah tersebut, dia merinci jumlah penumpang per harinya. Pada Senin (25/3) sebanyak 44.000, pada Selasa (26/3) sudah ditumpangi 95.466, pada Rabu (27/3) sebanyak 92.711, dan Kamis 99.600.
“Sehingga totalnya mencapai 332.184. Dengan jumlah itu kami yakin bisa mencapai 150.000 per harinya,” jelas dia.
Dia juga menyebutkan, dari total penumpang tersebut ternyata yang terbanyak di stasiun MRT Hotel Indonesia.
“Jadi distribusi pengguna ini, yang terbanyak ada di stasiun HI yakni 25 persen, lalu disusul stasiunnya Lebak Bulus 11,9 persen, stasiunnya Dukuh Atas di 10,7 persen, dan stasiunnya Blok M sebesar 9,6 persen,” ujar dia.
Dan untuk penumpang di sekitar lokasi perkantoran seperti SCBD, ada di angka 6,5 persen hingga 7 persen.
“Jadi pattern-nya itu di jam-jam kerja tetap yang paling banyaknya. Sehingga untuk operasi berbayar di Senin, 1 April 2019 nanti kaminya sudah siap,” tandas William.
Penulis: Tomy
