Home Ekonomi Business Info Jelang Pilpres, Rupiah Berpotensi Menguat

Jelang Pilpres, Rupiah Berpotensi Menguat

Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan kembali melanjutkan penguatannya seiring pelaku pasar yang masih merespon positif dari semua sentiment yang ada. Apalagi hari ini adalah H-1 digelarnya pesta demokrasi pemilihan presiden (Pilpres) pada Rabu (17/4/2019) besok.

Mengutip Bloomberg pagi ini, rupiah juga dibuka di zona hijau. Terlihat rupiah di sesi pagi dibuka  di tangga Rp14.060 atau menguat 0,02 persen alias 2,5 persen dari penutupan kemarin di posisi Rp14.062,5. Namun rupiah dalam satu jam pertama, laju rupiah stagnan di level Rp14.060.

Ditilik dari sentimen yang ada, beberapa analis hari ini memang menyebut pergerakan mata uang NKRI itu berpotensi ke tangga penguatan seperti di awal pekan ini. Diperkirakan sentiment positif masih datang dari dalam dan luar negeri.

Dari dalam negeri, menurut analis pasar uang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Reny Eka Putri menyebutkan, dari internal ada katalis positif terkait data neraca dagang Indonesia bulan Maret 2019 lalu yang masih surplus sebesar US$ 540 juta.

“Sentimen dalam negeri lainnya jelang digelarnya Pemilu besok, pelaku pasar masih optimis pemilu akan berjalan kondusif, sehingga rupiah bisa melanjutkan penguatannya,” ungkap dia di Jakarta, Selasa (16/4/2019).

Sementara untuk sentimen eksternal juga dianggap cukup menopang laju rupiah. Hal ini terkait neraca perdagangan China bulan Maret 2019 terus mencatatkan surplusnya sebesar CNY 200 miliar. Hal ini membuat kekhawatiran akan pelemahan ekonomi global semakin mereda. Dengan begitu, Bursa saham global pun sedang naik.

Reny pun memproyeksi pergerakan mata uang Garuda tersebut akan berada di tren positif di kisaran Rp 13.950 per USD hingga Rp 14.070 per USD melanjutkan perdagangan kemarin.

Pada Senin (15/4/2019), di pasar spot, rupiah ditutup terapresiasi 0,40% ke level Rp 14.063 per USD. Sedang di kurs tengah rupiah di Bank Indonesia (BI) juga menghijau 0,60% menjadi Rp 14.067 per USD.

Penulis: Tomy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here