Jakarta TopBusiness – PT Pertamina (Persero) melaporkan realisasi volume penyaluran BBM Satu Harga pada Desember 2018 sebanyak 88.543 kiloliter per bulan. Demikian terlihat dari pernyataan VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman melalui web. Pertamina.com.
Perseroan telah melaksanakan BBM Satu Harga yang merupakan penugasan pemerintah di 124 titik daerah tertinggal, terdepan dan terluar di Indonesia.
Dia menjelaskan, 124 titik BBM Satu Harga tersebar di Papua sebanyak 28 titik, Kalimantan (27 titik), Sumatera (24 titik), Nusa Tenggara (16 titik), Sulawesi (14 titik), Maluku (11 titik) dan Jawa-Bali (4 titik).
“Kami optimistis bisa meneruskan program ini dengan baik dan mencapai target pelaksanaan BBM Satu Harga di 160 titik wilayah Indonesia. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang merasakan dampak dari BBM Satu Harga yaitu harga BBM yang dijual sesuai ketetapan pemerintah yaitu premium Rp 6.450 dan Solar Rp 5.150 per liter,” katanya belum lama ini.
Pada 2019 Pertamina akan menambah titik BBM Satu Harga di Sumatera sebanyak 2 titik, Kalimantan (8 titik), Sulawesi (3 titik), Jawa-Bali (1 titik), Nusa Tenggara (11 titik), Maluku (7 titik) dan Papua (4 titik).
Penulis : Agus H
