TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pertumbuhan Ekonomi Dunia Diperkirakan masih Melemah

Agus Haryanto
16 April 2019 | 16:23
rubrik: Ekonomi
Pertumbuhan Ekonomi Dunia Diperkirakan masih Melemah

Jakarta TopBusiness – Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, pertumbuhan ekonomi dunia dan perdagangan internasional diperkirakan masih mengalami pelemahan.

Hal itu disampaikan menkeu seusai menghadiri rangkaian acara 2019 Spring Meetings of the World Bank Group (WBG) and the International Monetary Fund (IMF) di Washington, DC, Amerika mulai 12-14 April lalu.

Lebih lanjut, dia mengutarakan bahwa pertemuan tersebut membahas bagaimana negara-negara di dunia perlu mendesain kebijakan dan melakukan koordinasi agar dapat menjaga perekonomian masing-masing, sekaligus menumbuhkan optimisme dalam mengelola ekonomi dunia.

Indonesia telah berpartisipasi dalam pertemuan-pertemuan yang membahas kebijakan fiskal, APBN, kebijakan moneter, maupun kebijakan perdagangan internasional. Hal ini dilakukan untuk memformulasikan kebijakan agar momentum pertumbuhan ekonomi dapat terus diperbaiki dan dipertahankan.

“Saat ini kita akan terus menjaga pertumbuhan ekonomi kita di atas 5 persen dengan defisit APBN yang terus dijaga turun,” ujarnya, dalam website kemenkeu.go.id.

Selain itu, Pemerintah juga terus berupaya menjaga stabilitas harga dan mendorong investasi, serta meningkatkan kegiatan ekspor.

Terkait isu ekonomi digital, pertemuan ini menyoroti risiko-risiko yang muncul dari kemungkinan peningkatan cyber trap atau kerapuhan dari sektor keuangan yang berasal dari ekonomi digital. Peranan e-commerce dan ekonomi digital yang meluas dan akan terus meningkat mendorong negara-negara untuk memperkuat koordinasi perpajakan internasional.

Banyak negara sepakat untuk melakukan perbaikan institusi, distribusi serta kompetisi dalam meningkatkan proteksi terhadap kerahasiaan data konsumen.

Penulis : Agus H

BACA JUGA:   BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 7,5 persen
Previous Post

Ini Laporan Penyaluran BBM Satu Harga

Next Post

Jelang Pilpres, IHSG Tetap Hijau

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR